ISTANA MAIMOON, Aset Bangunan Sejarah Kota Medan

28 02 2010

Bangunan yang berdiri kokoh di Jl. Brigjen Katamso No.55 Medan Sumatera Utara dikenal sebagai bangunan sejarah yang mempunyai daya tarik bagi wisatawan. Istana Maimoon (Maimun) atau juga dikenal dengan istana putri hijau yang didominasi oleh warna kuning memiliki nilai sejarah dan budaya.

Sejarah bangunan akan kita temukan dibagian depan area parkir pada prasasti dan juga kedua kolom depan bangunan. Disini dijelaskan bahwa bangunan didirikan pada masa pemerintahan sultan deli Sultan Maimun Al Rasyid Perkasa Alam Shah  tanggal 26 agustus 1888. Perpaduan unsur-unsur kebudayaan melayu dengan gaya islam, spanyol, india, dan italia merupakan hasil karya arsitek Kapten Th. van Erp (tentara KNIL). Bangunan berdiri diatas tanah seluas 2.722 m²  menghadap timur dengan tinggi 14,4 m (2 lantai). Bagian depan terdapat 28 anak tangga berundak dengan marmer asal italia yang menghubungkan bagian luar kedalam bangunan.

Berbicara tentang bangunan maka tak lepas dari beberapa langgam arsitektur yang melekat sebagai ciri khas bangunan. Disini sangat kental sekali perpaduan arsitektur dari beberapa negara. Selain khas melayu juga terdapat langgam khas islam, india, spanyol, dan italia.

Khasarsitektur melayu terlihat jelas dengan warna kuning sebagai ciri khas melayu. Pola bangunan yang memanjang dan bertingkat dua, dan ukiran-ukiran khas melayu jelas terlihat pada interior dan lesplank atap dengan bentuk pucuk rebung. Bentuk awan boyan yang terdapat pada dinding bangunan juga merupakan ciri khas melayu.

Langit-langit dengan pola kubisme merupakan perpaduan langgam arsitektur india moghul. Selain itu juga terdapat ciri arsitektur arab (islam) dengan bentuk-bentuk arcade setengah lingkaran pada tiang-tiang bangunan. Kubah yang berada di depan juga mengadopsi langgam arsitektur islam. Marmer yang langsung diimpor dari italia menjadi perpaduan yang unik dalam bangunan ini. Bentuk pintu dan jendela banyak mengadopsi arsitektur belanda dan spanyol.

Istana Maimoon banyak dikunjungi oleh wisatawan baik domestik maupun mancanegara. Sebagai aset bangunan sejarah yang ada di Kota Medan, pelajar dan mahasiswa juga banyak yang melakukan riset atau kunjungan belajar ke istana ini untuk mengetahui seluk beluk bangunan.

Pertama sekali kita datang ketempat ini pasti akan terlihat bangunan kecil khas arsitektur karo disebelah kanan istana. Bangunan ini merupakan tempat penyimpanan meriam puntung yang berhubungan erat dengan legenda putri hijau. Pedagang pernak-pernik juga banyak disekitar bangunan yang menyuguhkan aneka macam barang sebagai cinderamata.

Dibagian depan bangunan lebih kurang 10 m terdapat altar yang dulunya merupakan tempat berdirinya patung dan air mancur. Disini kita bisa berfoto dengan baground bangunan istana maimoon. Duduk santai bersama teman sambil menikmati keindahan bangunan juga bisa jadi alternatif.

Beranjak dari luar bangunan, maka kita akan mendapati tangga menuju pintu masuk. Disini pengunjung harus melepas alas kaki untuk mejaga kebersihan dan kesopanan didalam istana. Pintu utama yang besar diapit oleh dua ukiran yang unik di kiri kanannya. Setelah kita masuk didalam ruangan, maka kita akan mendapati kemegahan interior dengan ornamen-ornamen yang sangat khas. Lampu gantung kristal menambah suasana megah dan mewah didalam ruangan.

Berfoto sambil menikmati suasana ruangan istana tak lengkap bila anda belum melihat aneka macam aksesoris cinderamata yang ada didalam istana. Tak hanya Cinderamata yang ditawarkan, anda juga bisa mengenakan pakaian adat khas melayu layaknya seorang raja dan permaisuri hanya dengan Rp. 15.000,-.

Berbicara soal keindahan istana maimoon sepertinya tidak ada habisnya. Banyak sekali hal yang bisa dipelajari dan dilihat sebagai suatu pengalaman. Jadi jangan lupa anda mampir ke Istana Maimoon jika berada di Kota Medan. Pasti anda akan terpesona dengan keindahannya.





Jenis Pondasi

28 02 2010

Pada pembahasan mengenai pondasi sebelumnya kita mengenal beberapa jenis pondasi yang biasa digunakan. Pondasi bangunan terdiri dari beberapa jenis seperti

1. Pondasi Langsung (STAHL)

Pondasi langsung (Stahl) termasuk pondasi dangkal yang dipakai pada kondisi tanah baik dengan kedalaman tanah ± 1.5 m. Bahan bangunan yang sering digunakan adalah batu kali, batu gunung, atau beton tumbuk.

2. Pondasi Foot Plat (Telapak)

Pondasi Telapak digunakan untuk kondisi tanah yang stabil dan baik dengan sigma 1.5-2 kg/cm². Bangunan gedung dengan tinggi 2-4 lantai biasanya menggunakan pondasi jenis ini. Bahan yang banyak dipakai untuk podasi telapak adalah beton bertulang. Dimensi pondasi ditentukan dengan perhitungan konstruksi beton bertulang.

3. Pondasi Sumuran

Tanah yang labil dengan sigma < 1,50 kg/cm2 Seperti bekas tanah timbunan sampah dan lokasi tanah yang berlumpur biasanya menggunakan pondasi sumuran.

4. Pondasi Merata (Slab Foundation)

Pondasi merata digunakan pada kondisi tanah sangat lembek (lunak) dan pondasi lantai bawah tanah/bassment suatu bangunan gedung.

a. Pondasi Tiang Pancang

Pondasi tiang pancang dipergunakan pada tanah-tanah lembek, tanah berawa, dengan kondisi daya dukung tanah (sigma tanah) kecil, kondisi air tanah tinggi dan tanah keras pada posisi sangat dalam. Bahan untuk pondasi tiang pancang adalah : bambu, kayu besi/kayu ulin, baja, dan beton bertulang.

  • Pondasi Tiang Pancang Kayu

Rumah panggung dan juga rumah-rumah nelayan yang ada dipinggir sungai atau rawa biasanya menggunakan pondasi pancang kayu untuk menopang beban rumah.

  • Pondasi Tiang Pancang Beton

Pondasi tiang beton digunakan untuk bangunan tinggi (high rise building) dengan pelaksanaan sebagai berikut :

  1. Melakukan test untuk menentukan kedalaman tanah keras dan klasifikasi panjang tiang pancang sesuai pembebanan yang telah diperhitungkan.
  2. Melakukan pengeboran tanah dengan mesin pengeboran tiang pancang.
  3. Melakukan pemancangan pondasi dengan mesin pondasi tiang pancang.

Pondasi tiang pancang beton pada prinsipnya terdiri dari : pondasi tiang pancang beton cor di tempat dan tiang pancang beton sistem fabrikasi.





PONDASI

27 02 2010

Pondasi merupakan bagian dasar bangunan yang berada didalam tanah dan berfungsi sebagai penahan beban bangunan. Pondasi yang merupakan bagian pokok bangunan harus memiliki konstruksi yang kokoh dan kuat sehingga beban yang di terimanya dapat di alihkan ke tanah. Selain faktor-faktor teknis, faktor ekonomis juga harus di pertimbangkan seperti biaya pembangunan dan pemeliharaannya yang di pengaruhi oleh: galian tanah, volume dan jenis tanah, pengeringan galian, pemancangan, harga bahan, pengangkutan, dan tempat kerja.

Pondasi memiliki beberapa tipe seperti : Pondasi dangkal (Pondasi umpak, pondasi batu bata, Pondasi beton tak bertulang), dan Pondasi dalam (Pondasi Silinder beton/sumuran, dan pondasi tiang). Beban yang bekerja pada pondasi dapat dikategorikan sebagai beban horizontal/beban geser (gaya tekan tanah, gaya angin pada dinding), Beban vertikal/beban tekan dan beban tarik (beban mati dari bangunan, beban hidup dari penghuni, gaya gempa dan gaya angkat air), Momen, dan Torsi.

Sifat fisik dan mekanis tanah dasar dan keadaan air tanah perlu di teliti untuk menentukan sistem dan konstruksi pondasi. Jenis pondasi tergantung pada kondisi tanah dan keadaan lapangan. Pondasi bisa di buat dengan berbagai sistem antara lain:

-          Pondasi Langsung (STAHL) dari batu atau beton

-          Pondasi Foot Plat (Pondasi Telapak)

-          Pondasi Sumuran (Silinder Beton)

-          Pondasi Merata (Slab Foundation)

-          Pondasi Tiang pancang

Keberhasilah bangunan tak lepas dari pondasi yang direncanakan dan diperhitungankan dengan baik. Untuk merencanakan pondasi yang kuat dan sesuai kondisi tanah maka diperlukan jasa perencanaan seperti arsitek ataupun sipil engener. Adapun kriteria pondasi yang baik adalah : penempatan yang tepat dan sesuai, aman dari kelongsoran daya dukung, dan aman dari penurunan akibat beban bangunan diatasnya.





Kepuasan terhadap bangunan

27 02 2010

Bangunan ternyata bisa memberikan efek bagi penggunanya, baik itu efek memuaskan ataupun sebaliknya. Kepuasan sering diartikan sebagai kenyamanan dan keamanan tinggal didalamnya. Namun tidak sedikit pula bangunan memberikan kesan negatif terhadap penghuni. Efek kepuasan terhadap bangunan sebenarnya bisa dikendalikan dengan memperhatikan beberapa hal sebagai berikut :

-          Lokasi

Lokasi yang setrategis bisa memberikan efek memuaskan karena akses dan fasilitasnya biasanya terpenuhi. Banyak rumah atau bangunan yang di tawarkan dengan konsep yang setrategis dan beragam fasilitas untuk menarik minat pembeli. Ketenangan dan ketenteraman dimana lokasi rumah berada juga bisa memberikan kenyamanan.

-          Bentuk Bangunan

Bangunan dengan bentuk yang unik dan memiliki karakter sangat di gemari oleh masyarakat. Hal ini biasanya berhubungan dengan gaya arsitektur tertentu, bisa berupa Minimalis, Kontemporer, Klasik, Art Deko, dan masih banyak lagi. Saat ini yang sedang di gemari oleh orang adalah minimalis desain dengan bentuk-bentuk yang simple dan mengutamakan fungsi. Faktor ini sebenarnya relatif karena bersifat personal atau tergantung selera masing-masing orang.

-          Interior Ruangan

Interior ruangan tidak kalah pentingnya dengan bentuk bangunan karena interior dengan sirkulasi ruang yang baik bisa membuat orang nyaman tinggal di dalamnya. Dalam interior yang di kejar biasanya adalah fungsi dan estetika ruangan. Saat ini banyak arsitek desain interior yang menawarkan jasa untuk mengolah ruang sesuai kebutuhan dan keinginan pemilik rumah agar terpenuhinya kenyamanan. Interior bangunan erat hubungannya dengan sirkulasi, luas ruangan, pembagian susunan ruang, penyinaran matahari, penghawaan, pencahayaan dan lingkungan. Hal-hal tersebut berkaitan erat dengan kondisi iklim, matahari, arah angin, view, dan keadaan lingkungan.

-          Konstruksi Bangunan

Bangunan harus memiliki persyaratan teknis berupa kekuatan konstruksi dan keawetannya. Hal ini tergantung pada besarnya beban dan gaya yang harus di tahan serta kwalitas bahan yang digunakan. Kontruksi bangunan mempunyai beberapa bagian seperti:

  1. Pondasi
  2. Sloof
  3. Kolom
  4. Dinding
  5. Pintu dan jendela
  6. Ring balok
  7. Atap
  8. Perlengkapan saniter
  9. Lantai
  10. Plafond
  11. Instalasi listrik dan titik lampu




Proses Membangun Rumah

24 02 2010

Rumah merupakan bangunan tempat tinggal yang mutlak dimiliki oleh manusia untuk berteduh dan berinteraksi dengan keluarga. Kebutuhan yang sangat pokok sekali. Sebagian orang mungkin akan bingung disaat ingin membangun sebuah rumah secara tepat waktu, hemat bahan, dan hasil yang baik dan nyaman.

Ada beberapa tahap yang harus dilakukan owner atau pemilik dalam merencanakan sebuah bangunan rumah antara lain :

  • Gambar Kerja

Gambar sebagai visualisasi rencana rumah yang akan dibangunkan sangat diperlukan untuk mendapatkan rumah idaman sesuai kebutuhan dan keinginan. Gambar rencana bisa diperoleh dari arsitek. Dengan gambar sebagai panduan dalam pekerjaan, maka pelaksana/pemborong bisa dengan mudah dan cepat membuat rumah yang diinginkan pemilik.

Gambar kerja terdiri dari:

  1. Denah
  2. Tampak bangunan (depan, belakang, samping kiri, samping kanan)
  3. Potongan (Melintang dan Membujur)
  4. Rencana Struktur (Pondasi, Sloof, Balok/Kolom, Ring balok, Rencana atap)
  5. Instalasi Listrik & Plafond
  6. Utilitas (Air bersih, air kotor, limbah)
  7. Detail-detail
  • Rencana Anggaran Biaya (RAB)

Setelah gambar rencana bangunan selesai dan sesuai apa yang diinginkan, proses selanjutnya adalah perhitungan rencana anggaran biaya. Dengan RAB ini kita akan mengetahui prediksi jumlah biaya yang harus disediakan, sehingga tidak terjadi kendala keuangan dipertengahan proses pembangunan. RAB sendiri bisa diminta ke jasa arsitek atau perencana sebagai satu kesatuan dari gambar kerja. Tapi itu tergantung anda, apakah ingin satu paket atau dipisahkan.

  • Izin Mendirikan Bangunan (IMB)

Dalam mendirikan bangunan, legalitas yang perlu ada adalah Surat Izin Mendirikan Bangunan dari instansi pemerintah terkait.

  • Memilih Kontraktor /Pelaksana

Setelah kita memiliki gambar kerja, hitungan RAB, dan Surat izin mendirikan bangunan (IMB), maka proses selanjutnya adalah memilih siapa yanga akan melaksanakan proses pembangunan rumah. Dalam hal ini, perlu ketelitian dan ketepatan karena perlu tanggungjawab besar untuk melaksanakan pekerjaan. Kontraktor/pelaksana harus berkompeten dan berpengalaman dalam hal membangun rumah. Tidak jarang ditemukan suatu pekerjaan rumah tidak berkualitas dan terbengkalai karena kontraktor pelaksananya tidak bertanggung jawab.

  • Setelah mendapat kontraktor/pelaksana maka yang harus ditentukan adalah sistem pekerjaan. Ikatan kontrak antara pemilik dengan pelaksana sangat diperlukan. Ada beberapa sistem dalam pelaksanaan pembangunan, antara lain :

-          Borongan Tenaga dan Material

Dalam sistem ini pembangunan rumah sepenuhnya diserahkan kepada kontraktor seperti penyediaan tukang dan material sehingga biaya yang dikeluarkan pemilik biasanya lebih besar. Karena discount dari pembelian material menjadi milik kontraktor.

-          Borongan Tenaga

Sistem ini mengharuskan pemilik rumah untuk terlibat langsung dalam proses pembangunan rumah. Pemilik harus melakukan order bahan bangunan yang akan dipakai untuk pembangunan rumah. Disini pemilik rumah harus mengawasi alannya pembangunan, karena apabila ada ketidaksesuaian gambar maka bisa langsung diambil keputusan yang terbaik.

-          Tenaga Harian

Pelaksanaan pekerjaan menggunakan tenaga yang dibayar harian sesuai dengan standar upah ditempat tersebut. Sebaiknya pekerja yang dipakai memiliki keahlian dan pengalaman, sehingga kualitas pekerjaan bisa dijaga.

  • Setelah proses diatas terpenuhi, maka tinggal pelaksanaan dilapangan. Lebih baik anda memiliki time schedule pelaksanaan untuk mengontrol jalannya pembangunan. Ketepatan waktu sangat diperlukan untuk menekan biaya pelaksanaan.

Semoga dengan informasi ini anda bisa membangun rumah sesuai keinginan, tepat waktu, berkualitas, kokoh, tahan lama, dan nyaman ditempati.

Amazon.com Widgets

var dc_AdLinkColor = ‘blue’ ;
var dc_PublisherID = 132655 ;





Memilih perumahan berkualitas

24 02 2010

Mungkin saat ini anda mempunyai planing membeli rumah sesuai kebutuhan anda. Banyaknya perumahan yang dihadirkan dengan bermacam konsep dan tipe yang berbeda bisa membuat kita bingung untuk menentukan pilihan. Ada beberapa poin yang bisa dijadikan pertimbangan sebelum anda memutuskan membeli perumahan yang dibangun oleh developer. Jangan sampai anda salah langkah karena hanya percaya dan mendengarkan apa yang diucapkan marketing dari pihak perumahan. Semua developer pasti akan mengatakan yang terbaik untuk menarik konsumen/pembeli, jadi jangan sampai anda menyesal dikemudian hari.

Untuk meyakinkan anda dalam memilih perumahan maka anda harus memperhatikan hal dibawah ini :

  • Pemilihan Lokasi

Lokasi yang strategis dengan akses yang mudah merupakan pilihan terbaik. Anda harus tahu perkembangan yang terjadi dilokasi tempat pembangunan perumahan yang akan anda pilih. Lebih baik anda langsung survey ke lapangan tempat rumah yang akan dibangun. Rasakan dan lihat sendiri suasana lingkungan yang ada disekitarnya.

  • Aspek Legalitas

Walaupun lokasi strategis dan menarik, jangan langsung memutuskan untuk membeli. Hal yang tak kalah penting adalah aspek legalitas lokasi pembangunan perumahan. Anda bisa meminta ditunjukkan legalitas proyek seperti Sertifikat Induk, IMB, AJB, PHTB, SHM/SHGB, maupun ijin prinsip pembangunan.

  • Fasilitas Sarana & Prasarana

Tersedianya fasilitas dan prasarana yang lengkap bisa jadi pilihan. Tawaran bonus dan hadiah yang ditawarkan pihak developer juga bisa menjadi pertimbangan. Fasilitas seperti jalan lingkungan, drainase, penerangan jalan, fasilitas air minum, Jaringan telepon, rumah ibadah, taman, maupun keamanan yang baik bisa dijadikan pilihan terbaik.

Sekali lagi anda harus kelapangan melihat langsung kondisi fasilitas sarana dan prasarana ini, karena biasanya apa yang ada dalam brosur dan janji pihak developer tidak 100 % benar dengan yang ada di lapangan. Anda juga harus mengecek perkembangan perumahan yang sedang dibangun, sampai seberapa progres dan kemajuannya.

  • Kondisi Rumah

Pihak Developer biasanya membuat rumah contoh sebagai gambaran rumah yang dijual. Lihat dan teliti kualitas bangunan dan kenyamanannya. Pilih rumah sesuai kebutuhan dan keinginan anda saat ini karena setiap perumahan meliki design yang berbeda. Perubahan design pada rumah bisa saja dilakukan dengan persetujuan keduabelah pihak.

Sebelum anda menerima kunci, jangan lupa cek lebih dulu kondisi rumah. Apakah rumah yang dibangun sesuai dengan gambar dan lengkap dengan semua standar yang dijanjikan. Periksa semua bagian rumah, dari lantai, dinding, plafond, atap, daluran listrik, saluran air bersih dan kotor, kusen pintu jendela, dan lainnya. Setelah kondisi rumah dianggap memenuhi standar yang dijanjikan, maka anda bisa menerima kunci dan melakukan proses akad kredit bila anda mengambil rumah dengan sistem KPR.

  • Potensi Perkembangan

Bila anda membeli rumah sebagai investasi, hal ini perlu diperhatikan. Perkembangan beberapa tahun kedepan mesti dilihat dengan memperhatikan sekitar lokasi apakah memungkinkan terjadinya perkembangan. Anda juga pasti tahu bahwa harga property semakin lama pasti mengalami peningkatan harga, apalagi didukung dengan lokasi yang strategis.

Dengan beberapa poin diatas, sekarang anda bisa dengan yakin memutuskan perumahan mana yang akan dibeli. Semoga anda tidak salah pilih tapi merasa puas memilih rumah sesuai kebutuhan dan keinginan anda.





RUMAH TIPE 36, kecil tapi berfungsi

23 02 2010

Banyak pasangan muda yang tergolong dalam lapisan menengah ke bawah berburu utnuk mendapatkan rumah kecil yang bisa dijadikan tempat tinggal mereka. Ada beberapa pengembang perumahan yang menjadikan tipe 36 sebagai tipe kecil dengan desain yang menarik.

Di Kota Medan sendiri, perumahan yang menyediakan rumah tipe 36 juga cukup banyak. Namun harga yang cukup tinggi membuat sebagian orang tidak bisa mendapatkannya. Design rumah tipe 36 juga berfariasi sesuai dengan keinginan pemiliki rumah.

Pada kesempatan ini penulis ingin berbagi design Architecture yang  berhubungan dengan rumah tipe 36. Desain yang mungkin bisa menjadi inspirasi anda untuk membangun rumah sesuai kebutuhan.

Contoh rumah tipe 36 diatas adalah design architecture yang sederhana dan tidak memakan biaya yang mahal untuk membangunnya. Rumah yang di desain diatas sebidang tanah ukuran 7 x 13 m ini memiliki dua kamar tidur dengan ukuran 3.25 x 3 m dan 3 x 3 m, ruang tamu dan ruang makan yang menyatu, kamar mandi, dan teras. Dengan design yang simple ini pemilik bisa memanfaatkan ruang semaksimal mungkin.

Bila kita ingin menambahkan ruang dibagian belakang juga masih memungkinkan, karena masih terdapat kelebihan lahan yang cukup luas. Biasanya orang ingin menambahkan kamar tidur pembantu khusus bagi mereka yang memiliki pembantu.

Semoga anda bisa membangun rumah idaman yang berfungsi sesuai keinginan anda. Selamat berkreasi menciptakan kenyamanan dan keamanan tinggal dirumah.





Memudarnya Citra Kawasan Kesawan

23 02 2010

Kesawan adalah nama tempat di Kota Medan yang menjadi bukti sejarah masa kolonial Belanda. Banyak bangunan sejarah yang masih tersisa ditengah gempuran bangunan-bangunan baru yang tidak memperhatikan keberadaannya.

Kesawan adalah kawasan tua dengan karakter yang kuat, terletak dipusat kota Medan, dan mampu menceritakan sejarah masa lalunya yang merupakan bagian dari sejarah terbentuknya kota Medan. Struktur tempat ( ruang dan karakter ) Kesawan dapat dilihat melalui susunan massa dan ruangnya yang membentuk jaringan kompleks, bagaikan sebuah teks yang baru dapat dibaca apabila bagian-bagian pembentuknya diuraikan satu persatu secara detail, yang menyimpulkan jiwa dari arsitektur kawasan ini.

Karena lokasinya yang strategis sebagai jalur yang ramai, didukung dengan letaknya yang berdampingan dengan Esplanade ( sekarang Lapangan Merdeka ), yang merupakan pusat orientasi urban, dan kantor pos & giro pusat serta stasiun kereta api Medan – Belawan, kesawan berkembang menjadi sebuah kawasan tersendiri.

Kapling yang relatif sempit pada kesawan menjadi ciri khas tersendiri. Kepadatan yang menjadi ciri khas pemukiman Cina disesuaikan dengan cara hidup dimana pada lantai dasar sebagai tempat usaha dan lantai atas berfungsi sebagai tempat tinggal. Karena persil bangunan yang relatif kecil, bangunan dibangun berbentuk ruko berlantai dua yang berhimpitan satu dengan yang lain, sedangkan bangunan sudut diolah khusus dengan bukaan kejalan-jalan pendukung.

Bangunan lama pada kesawan umumnya berlantai dua. Konfigurasi ini membentuk suatu kesatuan dimana bangunan duduk diatas bumi dengan kokoh. Hanya bangunan sudut yang relatif lebih tinggi dan memberi kesan menjulang kelangit. Konfigurasi ini juga mendekatkan alam (langit) dengan manusia dan memungkinkan sinar matahari mencapai bangunan, mengingat ukuran jalan yang tidak begitu lebar.

Bangunan di Kesawan dibangun sebagai pelengkap terhadap alam dan dikondisikan bersahabat dengan alam. Bangunan memiliki atap yang dominan dan bukaan yang besar serta arcade. Selain itu simbolisasi dipergunakan untuk melambangkan eksistensi manusia. Penggunaan dan penggabungan berbagai motif dan ornament Melayu, Cina, dan Eropa mendominasi bangunan. Ada beberapa bangunan sejarah yang masih ada seperti Gedung Lonsum, Tjong A Fie Mansion, Restoran Tip Top, dan lainnya.

Seiring dengan berkembangnya zaman dan kebutuhan manusia yang serba kompleks, kehadiran bangunan baru yang tidak kontekstual dengan bangunan baru yang bersejarah tidak dapat dielakkan lagi. Bangunan masif yang menjulang hadir mewarnai citra kawasan kesawan. Pemakaian material yang mencolok, warna yang kontras, dan ketinggian yang ekstrim membuat carut marutnya kawasan ini.

Selain kondisi bangunan baru yang tak terkendali, hadirnya street furniture berupa lampu jalan, papan reklame, dan lainnya membuat lengkap sudah kesemerawutan kawasan ini. Tak terkonsep, tak terencana, dan tak diperhatikan. Itulah yang bisa diucapkan untuk menggambarkan kondisi ini.

Beberapa hal yang merusak citra kawasan kesawan antara lain :

-         Skyline kawasan tak teratur dengan hadirnya bangunan baru yang menjulang tinggi.

-         Fasade yang tidak kontekstual dan seirama dengan bangunan lama

-         Continuitas arcade dengan bentuk busur (arc) hilang dengan adanya aktifitas perdagangan di daerah tersebut.

-         Munculnya material bangunan seperti kaca dan aluminium yang tidak memiliki karakter terhadap bangunan lama.

Dari pembahasan diatas dapat disimpulkan bahwa konsep dasar penataan terhadap struktur tempat sekarang berubah, sehingga mengaburkan orientasi dan menimbulkan identifikasi yang rancu yang mulai merusak totalitas Kesawan. Hasil analisa juga menunjukkan bahwa perubahan dominan yang terjadi adalah terhadap system of place, konstitusi formal, artikulasi formal, dan fasade dari struktur tempat.

Adanya bangunan baru yang terdapat pada deretan bangunan lama di kawasan Kesawan ini sangat berpengaruh terhadap citra kawasan. Suatu kawasan yang seharusnya tetap dipertahankan fungsinya sebagai kawasan bangunan lama tidak lagi berfungsi sebagai mana mestinya, kini pada kenyataannya telah banyak bangunan baru yang bermunculan pada kawasan ini yang secara fisik tidak lagi menggambarkan bangunan yang sesuai dengan citra kawasan.

Dalam dekade terakhir ini kesawan mulai dikaburkan oleh penegembangan bangunan baru yang kurang mempertimbangkan struktur tempat dan tidak menghormati tempat. Jika keadaan ini berlangsung terus maka dipastikan Kesawan akan hilang dan digantikan dengan alienasi lingkungan.





Ciri Visual Kawasan Kesawan Medan

23 02 2010

Kawasan kesawan sebagai kawasan sejarah ini umumnya memiliki ciri-ciri visual yang sangat menonjol terutama pada bagian fisik bangunannya. Menurut D.K Ching ada beberapa ciri-ciri visual yang menandai bentuk fisik dari kawasan. Dengan parameter tersebut dapat terlihat gaya arsitektur apa ynag digunakan pada bangunannya terutama pada eksterior bangunannya. Adapun ciri-ciri visual tersebut dapat dilihat dari :

¨      Dimensi

Pada umumnya bangunan yang ada dikesawan ini berupa ruko (rumah toko) dengan ketinggian rata-rata umumnya sekitar 4 lantai, dengan bentuk yang sangat minimalis seperti layaknya ruko. Bangunan dikesawan ini berbentuk memanjang yang terdapat disepanjang jalan Ahmad Yani.

Bangunan yang terdapat pada kawasan tersebut memiliki dimensi ruang yang sangat sempit dengan lebar jalan yang tidak cukup memadai sehingga pengguna merasa kurang nyaman berada pada kawasan ini. Umumnya dapat dilihat bahwa bangunannya memiliki dimensi yang tidak proporsi, hal ini terlihat dari ketinggian bangunan yang tidak sesuai berada pada jalan yang relative sempit sehingga orang tidak dapat menikmati bangunan bila berada pada jalan Ahmad Yani.

Selain itu bentuk bangunan pada umumnya kurang proporsi, hal ini terlihat dari KDB dan GSB lahannya, dengan lahan yang relative sempit dibangun bangunan yang cukup tinggi, sehingga bangunan terlihat memanjang keatas.

¨      Warna

Warna merupakan suatu ciri visual yang sangat mencolok untuk menandai sebuah bangunan. Dengan ketinggian yang cukup tinggi yang berada disepanjang jalan yang relative sempit menyebabkan pencahayaan alami kurang pada kawasan ini, sinar matahari tidak langsung menyinari kawasan jalan Ahmad yani ini karena terlindungi oleh bangunan yang berada disekitarnya.

Umumnya bangunan yang terdapat pada kawasan ini mempunyai warna yang tidak berbeda jauh antara bangunan yang satu dengan yang lainnya, yaitu warna yang mencerminkan bahwa bangunan yang berada pada kawasan itu umumnya merupakan bangunan lama, namun sekarang bangunan tersebut sudah terlihat modern dengan pemilihan warna yang sesuai sehingga menyebabkan bangunan tersebut terlihat modern dan bangunan itu merupakan renovasi dari bangunan lama.

¨      Tekstur

Umumnya pada kawasan ini memiliki bentuk tekstur bangunan yang kurang teratur, bahkan ada salah satu bangunan yang menggunakan trotoar sebagai tempat berjualan, sehingga fungsinya jadi berbeda dari fungsi yang sudah direncanakan sebelumnya. Selain itu juga terlihat dari letak atau posisi bangunan yang tidak sesuai dan tidak nyaman bagi pengguna yang berada pada kawasan tersebut.

Dari tekstur bangunannya dapat dilihat bahwa pada kenyataannya sekarang sudah banyak terdapat bangunan baru yang terdapat pada kawasan tersebut, bahkan ada beberapa bangunan lama yang sengaja dihancurkan untuk mendirikan bangunan baru, hal ini sudah tidak sesuai lagi dengan citra kawasan yang terdapat pada kawasan itu.

¨      Posisi

Posisi merupakan letak dimana bangunan tersebut berada dan merupakan letak yang sudah sesuai atau tidak dengan keadaaan lingkungan disekitarnya. Kawasan kesawan ini merupakan daerah kawasan komersil yang cukup tinggi nilai ekonominya. Umumnya berfungsi sebagai tempat penjualan alat-alat olahraga dengan harga yang relative tinggi. Dilihat dari fungsinya, kawasan ini memiliki posisi yang sesuai dengan daerah sekitarnya yaitu berfungsi sebagai kawasan komersil.

Namun pada kenyataannya bila dilihat secara visual bangunan pada kawasan ini memiliki posisi yang tidak sesuai, dengan ketinggian yang dimuilikinya menyebabkan bangunan tersebut tidak dapat dinikmati secara maksimal oleh pengguna, bila dilihat dari arah mata angin posisi bangunan ini tidak mendapatkan matahari langsung karena dihalangi oleh bangunan yang ada disekitarnya, terkadang menyebabkan kawasan ini memiliki pencahayaan alami yang bagus yang timbul akibat sinar matahari melalui cela cela bangunan.

¨      Orientasi

Umumnya bangunan yang ada diorientasikan pada posisi yang sudah direncanakan sebelumnya agar pengguna merasa nyaman berada pada kawasan tersebut, namun pada kenyataannya pengguna merasa tidak nyaman berada pada kawasan tersebut, sekarang sudah banyak para pemakai bangunan yang menggunakan arcade sebagai tempat berjualan dan hal tersebut sangat mengganggu bagi pejalan kaki yang melintasi kawasan tersebut.

Kurangnya vegetasi pada kawasan tersebut menyebabkan suasana kawasan terasa panas dan kurang nyaman, terutama banyaknya polusi udara yang diakibatkan oleh asap kendaraan. Kurangnya vegetasi tersebut menyebabkan orientasi bangunan terhadap matahari kurang baik karena tidak ada pelindung bangunan dan hal ini menyebabkan pengguna bangunan kurang nyaman.

¨      Bukaan

Bukaan merupakan salah satu elemen pendukung yang sangat penting dalam bangunan, bukaan juga dapat mencerminkan gaya arsitektur yang digunakan dalam suatu bangunan. Namun pada kawasan ini bukaan pada bangunannya kurang  terlalu diperhatikan, karena umumnya bangunan yang terdapat pada bangunan ini mempunyai sedikit bukaan.

Bukaan yang dipergunakan pada bangunan tersebut mencirikan gaya arsitektur yang digunakan. Bangunan pada kawasan itu secara umum banyak menggunakan bukaan yang bergaya arsitektur kolonial belanda. Umumnya bukaannya berupa kisi-kisi dengan sedikit cela tempat masuknya sinar matahari kedalam bangunan. Pada bangunan lain juga terdapat bukaan yang mencerminkan bahwa bnagunan tersebut merupakan peninggalan bangsa Cina.

Sedikitnya bukaan yang digunakan menyebabkan pada bangunan tersebut banyak menggunakan pencahayaan buatan pada siang hari, selain itu sedikitnya bukaan juga menyebabkan kurangnya udara yang masuk kedalam bangunan, sehingga banyak para pengguna bangunan yang menggunakan pengkondisian udara buatan berupa AC dan kipas angin. Kurangnya pencahayaan dan pengkondisian udara alami menyebabkan suasana didalam bangunan tidak sehat  dan bangunan tersebut juga memberikan dampak yang tidak baik terhadap lingkungan sekitar.

¨      Arcade

Pada kawasan ini dulunya arcade dirancang berbentuk menerus, namun karena semakin banyaknya aktifitas yang terjadi pada kawasan tersebut menyebabkan penyalahgunaan fungsi ruang kota terhadap kawasan. Sekarang pada kenyataannya arcade tersebut tidak berbentuk menerus lagi karena ada beberapa bangunan yang menggunakan arcade sebagai tempat berjualan dan hal tersebut sangat mengganggu citra kawasan karena tidak berfungsi lagi sebagaimana mestinya.

Arcade tersebut mempunyai lebar sekitar 2 meter dengan menggunakan perkerasan dengan corak yang sama disepanjang bangunan. Sekarang sudah jarang dijumpai arcade pada kawasan ini karena sudah banyak arcade yang berubah fungsi. Padahal arcade ini merupakan elemen pendukung yang paling penting dari kawasan ini yang merupakan salah satu elemen penentu terhadap citra kawasan ini. Arcade yang terdapat pada kawasnan ini mencerminkan bangunan yang merupakan peninggalan colonial belanda, ditandai dengan pemakaian kolom- kolom yang besar disepanjang arcade.

¨      Ritme ( irama )

Ritme bangunan pada kawasan ini ditandai oleh penggunaan kolom yang berulang pada beberapa bangunan. Umumnya pola ritmenya harmonis hal ini ditandai oleh bentuk fisik bangunan yang secara umum kebanyakan hampir sama, selain itu penggunaan kolom pada beberapa bagian bangunan menggunakan bentuk kolom yang sama.

Namun ada juga beberapa kapling bangunan yang memiliki ritme yang tidak menerus yaitu memiliki bentuk fisik bangunan yang sangat berbeda jauh yaitu dapat terlihat dari material dan bukaan yang digunakan, hal ini menyebabkan perbedaan yang sangat mencolok antara bangunan lama dan bangunan baru pada kawasan tersebut.

¨      Ketinggian bangunan.

Kenyataan yang terjadi sekarang, ketinggian bangunan menyebabkan kawasan tersebut menjadi sempit. Sudah jarang dijumpai ruang terbuka pada kawasan itu, hal tersebut menyebabkan suasana terasa gersang dan tidak sejuk. Ketinggian bangunan tersebut sebenarnya tidak sesuai lagi dengan perencanaan kawasan ini sebelumnya sehingga sangat berpengaruh terhadap citra kawasan yaitu suatu daerah yang tidak sesuai lagi dengan citra kawasan.

¨      Hirarki

Secara hirarki bangunan yang terdapat pada kawasan ini terletak pada kawasan yang sangat strategis yaitu terletak pada pusat kota medan. Adanya kawasan ini sangat berpengaruh pada citra kawasan kota medan, selain itu mengingat kawasan ini mengandung banyak sejarah sehingga keberadaannya perlu diperhatikan agar tetap terjaga kelestariannya. Secara hirarki bangunan ini juga mengandung komposisi yang memadukan beberapa macam gaya arsitektur baik gaya arsitektur klasik maupun modern.

¨      Skala

Bangunan yang terbangun pada kawasan ini tidak sesuai lagi dengan skalanya, dengan ruang kota yang sempit namun berdiri bangunan yang cukup tinggi. Keberadaan bangunan pada kawasan tersebut menjadi menggangu kenyamanan pejalan kaki dengan ukuran yang tidak layak lagi bagi pengguna terutama penggunaan teras bangunan yang disalah gunakan. Dilihat dari ukurannya, bangunan yang ada tidak mempunyai ukuran yang proporsi lagi dan sangat berbeda dengan perencanaan sebelumnya.

¨      Continuity

Pada beberapa bagian bangunan memiliki deretan kolom-kolom yang berjarak teratur sehingga akan membentuk ritme yang selaras, hal tersebut akan memberikan kontinuitas visual yang baik dan sangat mencerminkan bangunan lama yang merupakan bangunan peninggalan colonial Belanda. Namun ada juga beberapa bagian yang memiliki ritme yang tidak teratur sehingga menyebabkan tidak memberikan kontinuitas visual yang baik. Continuity juga dapat dilihat pada penempatan bukaan dan aliran udara pada bukaan tersebut, pada kenyataannya bukaan tersebut ada yang memberikan visual yang baik dan ada juga yang tidak baik.





ALUMINIUM FOIL, tak telihat tapi terasa

23 02 2010

Tulisan ini merupakan lanjutan tulisan mengenai rangka atap baja ringan sebelumnya. Sebagai pelengkap atap, aluminium foil baik digunakan untuk mengatasi suhu panas yang dihasilkan oleh radiasi matahari melalui atap rumah.

Bahan atap yang pada umumnya memiliki daya panas tinggi dapat diredam dengan pemakaian aluminium foil dibagian bawah pelapis atap. Memang terlihat sepele, namun rumah yang memiliki temperatur tinggi didalam rumah bisa membuat penghuni tidak betah didalam rumah. Suasana tidak nyaman ini tidak perlu terjadi bila kita tahu solusinya. Salah satu solusi yang tepat adalah dengan menambahkan elemen aluminium foil tersebut.

Jika kita telaah lebih dalam, sebenarnya asal-usul panas didalam rumah antara lain berasal dari radiasi panas matahari pada siang hari. Panas yang masuk melalui atap masuk keruang diatas plafond, lalu panas masuk merambat diruangan bawah plafond sehingga ruangan menjadi panas. Dari proses perpindahan panas tersebut jelas bagian atap merupakan pintu masuk utama dari panas yang menjadi sumber panas dalam ruangan. Untuk itu perlu ketelitian untuk memilih bahan penutup atap yang tepat mengatasi masalah tersebut.

Sebagai pelengkap maka bahan atap juga perlu diperhatikan untuk hasil maksimal. Bahan atap yang baik berasal dari bahan seperti asbes, genteng keramik, dan genteng beton, Selain memiliki daya penyerapan panas yang tinggi juga memiliki daya reflektivitas yang rendah.

Aluminium foil mampu menahan panas karena memiliki daya reflektivitas sebesar 95%-98% sehingga panas matahari yang diterima akan dipantulkan kembali. Pemasangan aluminium foil diletakkan dibawah reng, sehingga panas yang diterima lapisan penutup atap langsung dikembalikan agar tidak masuk kedalam ruangan.

Itulah sedikit info yang mungkin bisa menjadi inspirasi dalam menciptakan rumah yang nyaman dan sejuk tanpa harus menggunakan alat pengkondisian udara seperti AC. Selain nyaman juga bisa menghemat pemakain energi listrik.








Follow

Get every new post delivered to your Inbox.