RUMAH TIPE 36, kecil tapi berfungsi

23 02 2010

Banyak pasangan muda yang tergolong dalam lapisan menengah ke bawah berburu utnuk mendapatkan rumah kecil yang bisa dijadikan tempat tinggal mereka. Ada beberapa pengembang perumahan yang menjadikan tipe 36 sebagai tipe kecil dengan desain yang menarik.

Di Kota Medan sendiri, perumahan yang menyediakan rumah tipe 36 juga cukup banyak. Namun harga yang cukup tinggi membuat sebagian orang tidak bisa mendapatkannya. Design rumah tipe 36 juga berfariasi sesuai dengan keinginan pemiliki rumah.

Pada kesempatan ini penulis ingin berbagi design Architecture yang  berhubungan dengan rumah tipe 36. Desain yang mungkin bisa menjadi inspirasi anda untuk membangun rumah sesuai kebutuhan.

Contoh rumah tipe 36 diatas adalah design architecture yang sederhana dan tidak memakan biaya yang mahal untuk membangunnya. Rumah yang di desain diatas sebidang tanah ukuran 7 x 13 m ini memiliki dua kamar tidur dengan ukuran 3.25 x 3 m dan 3 x 3 m, ruang tamu dan ruang makan yang menyatu, kamar mandi, dan teras. Dengan design yang simple ini pemilik bisa memanfaatkan ruang semaksimal mungkin.

Bila kita ingin menambahkan ruang dibagian belakang juga masih memungkinkan, karena masih terdapat kelebihan lahan yang cukup luas. Biasanya orang ingin menambahkan kamar tidur pembantu khusus bagi mereka yang memiliki pembantu.

Semoga anda bisa membangun rumah idaman yang berfungsi sesuai keinginan anda. Selamat berkreasi menciptakan kenyamanan dan keamanan tinggal dirumah.





Memudarnya Citra Kawasan Kesawan

23 02 2010

Kesawan adalah nama tempat di Kota Medan yang menjadi bukti sejarah masa kolonial Belanda. Banyak bangunan sejarah yang masih tersisa ditengah gempuran bangunan-bangunan baru yang tidak memperhatikan keberadaannya.

Kesawan adalah kawasan tua dengan karakter yang kuat, terletak dipusat kota Medan, dan mampu menceritakan sejarah masa lalunya yang merupakan bagian dari sejarah terbentuknya kota Medan. Struktur tempat ( ruang dan karakter ) Kesawan dapat dilihat melalui susunan massa dan ruangnya yang membentuk jaringan kompleks, bagaikan sebuah teks yang baru dapat dibaca apabila bagian-bagian pembentuknya diuraikan satu persatu secara detail, yang menyimpulkan jiwa dari arsitektur kawasan ini.

Karena lokasinya yang strategis sebagai jalur yang ramai, didukung dengan letaknya yang berdampingan dengan Esplanade ( sekarang Lapangan Merdeka ), yang merupakan pusat orientasi urban, dan kantor pos & giro pusat serta stasiun kereta api Medan – Belawan, kesawan berkembang menjadi sebuah kawasan tersendiri.

Kapling yang relatif sempit pada kesawan menjadi ciri khas tersendiri. Kepadatan yang menjadi ciri khas pemukiman Cina disesuaikan dengan cara hidup dimana pada lantai dasar sebagai tempat usaha dan lantai atas berfungsi sebagai tempat tinggal. Karena persil bangunan yang relatif kecil, bangunan dibangun berbentuk ruko berlantai dua yang berhimpitan satu dengan yang lain, sedangkan bangunan sudut diolah khusus dengan bukaan kejalan-jalan pendukung.

Bangunan lama pada kesawan umumnya berlantai dua. Konfigurasi ini membentuk suatu kesatuan dimana bangunan duduk diatas bumi dengan kokoh. Hanya bangunan sudut yang relatif lebih tinggi dan memberi kesan menjulang kelangit. Konfigurasi ini juga mendekatkan alam (langit) dengan manusia dan memungkinkan sinar matahari mencapai bangunan, mengingat ukuran jalan yang tidak begitu lebar.

Bangunan di Kesawan dibangun sebagai pelengkap terhadap alam dan dikondisikan bersahabat dengan alam. Bangunan memiliki atap yang dominan dan bukaan yang besar serta arcade. Selain itu simbolisasi dipergunakan untuk melambangkan eksistensi manusia. Penggunaan dan penggabungan berbagai motif dan ornament Melayu, Cina, dan Eropa mendominasi bangunan. Ada beberapa bangunan sejarah yang masih ada seperti Gedung Lonsum, Tjong A Fie Mansion, Restoran Tip Top, dan lainnya.

Seiring dengan berkembangnya zaman dan kebutuhan manusia yang serba kompleks, kehadiran bangunan baru yang tidak kontekstual dengan bangunan baru yang bersejarah tidak dapat dielakkan lagi. Bangunan masif yang menjulang hadir mewarnai citra kawasan kesawan. Pemakaian material yang mencolok, warna yang kontras, dan ketinggian yang ekstrim membuat carut marutnya kawasan ini.

Selain kondisi bangunan baru yang tak terkendali, hadirnya street furniture berupa lampu jalan, papan reklame, dan lainnya membuat lengkap sudah kesemerawutan kawasan ini. Tak terkonsep, tak terencana, dan tak diperhatikan. Itulah yang bisa diucapkan untuk menggambarkan kondisi ini.

Beberapa hal yang merusak citra kawasan kesawan antara lain :

-         Skyline kawasan tak teratur dengan hadirnya bangunan baru yang menjulang tinggi.

-         Fasade yang tidak kontekstual dan seirama dengan bangunan lama

-         Continuitas arcade dengan bentuk busur (arc) hilang dengan adanya aktifitas perdagangan di daerah tersebut.

-         Munculnya material bangunan seperti kaca dan aluminium yang tidak memiliki karakter terhadap bangunan lama.

Dari pembahasan diatas dapat disimpulkan bahwa konsep dasar penataan terhadap struktur tempat sekarang berubah, sehingga mengaburkan orientasi dan menimbulkan identifikasi yang rancu yang mulai merusak totalitas Kesawan. Hasil analisa juga menunjukkan bahwa perubahan dominan yang terjadi adalah terhadap system of place, konstitusi formal, artikulasi formal, dan fasade dari struktur tempat.

Adanya bangunan baru yang terdapat pada deretan bangunan lama di kawasan Kesawan ini sangat berpengaruh terhadap citra kawasan. Suatu kawasan yang seharusnya tetap dipertahankan fungsinya sebagai kawasan bangunan lama tidak lagi berfungsi sebagai mana mestinya, kini pada kenyataannya telah banyak bangunan baru yang bermunculan pada kawasan ini yang secara fisik tidak lagi menggambarkan bangunan yang sesuai dengan citra kawasan.

Dalam dekade terakhir ini kesawan mulai dikaburkan oleh penegembangan bangunan baru yang kurang mempertimbangkan struktur tempat dan tidak menghormati tempat. Jika keadaan ini berlangsung terus maka dipastikan Kesawan akan hilang dan digantikan dengan alienasi lingkungan.





Ciri Visual Kawasan Kesawan Medan

23 02 2010

Kawasan kesawan sebagai kawasan sejarah ini umumnya memiliki ciri-ciri visual yang sangat menonjol terutama pada bagian fisik bangunannya. Menurut D.K Ching ada beberapa ciri-ciri visual yang menandai bentuk fisik dari kawasan. Dengan parameter tersebut dapat terlihat gaya arsitektur apa ynag digunakan pada bangunannya terutama pada eksterior bangunannya. Adapun ciri-ciri visual tersebut dapat dilihat dari :

¨      Dimensi

Pada umumnya bangunan yang ada dikesawan ini berupa ruko (rumah toko) dengan ketinggian rata-rata umumnya sekitar 4 lantai, dengan bentuk yang sangat minimalis seperti layaknya ruko. Bangunan dikesawan ini berbentuk memanjang yang terdapat disepanjang jalan Ahmad Yani.

Bangunan yang terdapat pada kawasan tersebut memiliki dimensi ruang yang sangat sempit dengan lebar jalan yang tidak cukup memadai sehingga pengguna merasa kurang nyaman berada pada kawasan ini. Umumnya dapat dilihat bahwa bangunannya memiliki dimensi yang tidak proporsi, hal ini terlihat dari ketinggian bangunan yang tidak sesuai berada pada jalan yang relative sempit sehingga orang tidak dapat menikmati bangunan bila berada pada jalan Ahmad Yani.

Selain itu bentuk bangunan pada umumnya kurang proporsi, hal ini terlihat dari KDB dan GSB lahannya, dengan lahan yang relative sempit dibangun bangunan yang cukup tinggi, sehingga bangunan terlihat memanjang keatas.

¨      Warna

Warna merupakan suatu ciri visual yang sangat mencolok untuk menandai sebuah bangunan. Dengan ketinggian yang cukup tinggi yang berada disepanjang jalan yang relative sempit menyebabkan pencahayaan alami kurang pada kawasan ini, sinar matahari tidak langsung menyinari kawasan jalan Ahmad yani ini karena terlindungi oleh bangunan yang berada disekitarnya.

Umumnya bangunan yang terdapat pada kawasan ini mempunyai warna yang tidak berbeda jauh antara bangunan yang satu dengan yang lainnya, yaitu warna yang mencerminkan bahwa bangunan yang berada pada kawasan itu umumnya merupakan bangunan lama, namun sekarang bangunan tersebut sudah terlihat modern dengan pemilihan warna yang sesuai sehingga menyebabkan bangunan tersebut terlihat modern dan bangunan itu merupakan renovasi dari bangunan lama.

¨      Tekstur

Umumnya pada kawasan ini memiliki bentuk tekstur bangunan yang kurang teratur, bahkan ada salah satu bangunan yang menggunakan trotoar sebagai tempat berjualan, sehingga fungsinya jadi berbeda dari fungsi yang sudah direncanakan sebelumnya. Selain itu juga terlihat dari letak atau posisi bangunan yang tidak sesuai dan tidak nyaman bagi pengguna yang berada pada kawasan tersebut.

Dari tekstur bangunannya dapat dilihat bahwa pada kenyataannya sekarang sudah banyak terdapat bangunan baru yang terdapat pada kawasan tersebut, bahkan ada beberapa bangunan lama yang sengaja dihancurkan untuk mendirikan bangunan baru, hal ini sudah tidak sesuai lagi dengan citra kawasan yang terdapat pada kawasan itu.

¨      Posisi

Posisi merupakan letak dimana bangunan tersebut berada dan merupakan letak yang sudah sesuai atau tidak dengan keadaaan lingkungan disekitarnya. Kawasan kesawan ini merupakan daerah kawasan komersil yang cukup tinggi nilai ekonominya. Umumnya berfungsi sebagai tempat penjualan alat-alat olahraga dengan harga yang relative tinggi. Dilihat dari fungsinya, kawasan ini memiliki posisi yang sesuai dengan daerah sekitarnya yaitu berfungsi sebagai kawasan komersil.

Namun pada kenyataannya bila dilihat secara visual bangunan pada kawasan ini memiliki posisi yang tidak sesuai, dengan ketinggian yang dimuilikinya menyebabkan bangunan tersebut tidak dapat dinikmati secara maksimal oleh pengguna, bila dilihat dari arah mata angin posisi bangunan ini tidak mendapatkan matahari langsung karena dihalangi oleh bangunan yang ada disekitarnya, terkadang menyebabkan kawasan ini memiliki pencahayaan alami yang bagus yang timbul akibat sinar matahari melalui cela cela bangunan.

¨      Orientasi

Umumnya bangunan yang ada diorientasikan pada posisi yang sudah direncanakan sebelumnya agar pengguna merasa nyaman berada pada kawasan tersebut, namun pada kenyataannya pengguna merasa tidak nyaman berada pada kawasan tersebut, sekarang sudah banyak para pemakai bangunan yang menggunakan arcade sebagai tempat berjualan dan hal tersebut sangat mengganggu bagi pejalan kaki yang melintasi kawasan tersebut.

Kurangnya vegetasi pada kawasan tersebut menyebabkan suasana kawasan terasa panas dan kurang nyaman, terutama banyaknya polusi udara yang diakibatkan oleh asap kendaraan. Kurangnya vegetasi tersebut menyebabkan orientasi bangunan terhadap matahari kurang baik karena tidak ada pelindung bangunan dan hal ini menyebabkan pengguna bangunan kurang nyaman.

¨      Bukaan

Bukaan merupakan salah satu elemen pendukung yang sangat penting dalam bangunan, bukaan juga dapat mencerminkan gaya arsitektur yang digunakan dalam suatu bangunan. Namun pada kawasan ini bukaan pada bangunannya kurang  terlalu diperhatikan, karena umumnya bangunan yang terdapat pada bangunan ini mempunyai sedikit bukaan.

Bukaan yang dipergunakan pada bangunan tersebut mencirikan gaya arsitektur yang digunakan. Bangunan pada kawasan itu secara umum banyak menggunakan bukaan yang bergaya arsitektur kolonial belanda. Umumnya bukaannya berupa kisi-kisi dengan sedikit cela tempat masuknya sinar matahari kedalam bangunan. Pada bangunan lain juga terdapat bukaan yang mencerminkan bahwa bnagunan tersebut merupakan peninggalan bangsa Cina.

Sedikitnya bukaan yang digunakan menyebabkan pada bangunan tersebut banyak menggunakan pencahayaan buatan pada siang hari, selain itu sedikitnya bukaan juga menyebabkan kurangnya udara yang masuk kedalam bangunan, sehingga banyak para pengguna bangunan yang menggunakan pengkondisian udara buatan berupa AC dan kipas angin. Kurangnya pencahayaan dan pengkondisian udara alami menyebabkan suasana didalam bangunan tidak sehat  dan bangunan tersebut juga memberikan dampak yang tidak baik terhadap lingkungan sekitar.

¨      Arcade

Pada kawasan ini dulunya arcade dirancang berbentuk menerus, namun karena semakin banyaknya aktifitas yang terjadi pada kawasan tersebut menyebabkan penyalahgunaan fungsi ruang kota terhadap kawasan. Sekarang pada kenyataannya arcade tersebut tidak berbentuk menerus lagi karena ada beberapa bangunan yang menggunakan arcade sebagai tempat berjualan dan hal tersebut sangat mengganggu citra kawasan karena tidak berfungsi lagi sebagaimana mestinya.

Arcade tersebut mempunyai lebar sekitar 2 meter dengan menggunakan perkerasan dengan corak yang sama disepanjang bangunan. Sekarang sudah jarang dijumpai arcade pada kawasan ini karena sudah banyak arcade yang berubah fungsi. Padahal arcade ini merupakan elemen pendukung yang paling penting dari kawasan ini yang merupakan salah satu elemen penentu terhadap citra kawasan ini. Arcade yang terdapat pada kawasnan ini mencerminkan bangunan yang merupakan peninggalan colonial belanda, ditandai dengan pemakaian kolom- kolom yang besar disepanjang arcade.

¨      Ritme ( irama )

Ritme bangunan pada kawasan ini ditandai oleh penggunaan kolom yang berulang pada beberapa bangunan. Umumnya pola ritmenya harmonis hal ini ditandai oleh bentuk fisik bangunan yang secara umum kebanyakan hampir sama, selain itu penggunaan kolom pada beberapa bagian bangunan menggunakan bentuk kolom yang sama.

Namun ada juga beberapa kapling bangunan yang memiliki ritme yang tidak menerus yaitu memiliki bentuk fisik bangunan yang sangat berbeda jauh yaitu dapat terlihat dari material dan bukaan yang digunakan, hal ini menyebabkan perbedaan yang sangat mencolok antara bangunan lama dan bangunan baru pada kawasan tersebut.

¨      Ketinggian bangunan.

Kenyataan yang terjadi sekarang, ketinggian bangunan menyebabkan kawasan tersebut menjadi sempit. Sudah jarang dijumpai ruang terbuka pada kawasan itu, hal tersebut menyebabkan suasana terasa gersang dan tidak sejuk. Ketinggian bangunan tersebut sebenarnya tidak sesuai lagi dengan perencanaan kawasan ini sebelumnya sehingga sangat berpengaruh terhadap citra kawasan yaitu suatu daerah yang tidak sesuai lagi dengan citra kawasan.

¨      Hirarki

Secara hirarki bangunan yang terdapat pada kawasan ini terletak pada kawasan yang sangat strategis yaitu terletak pada pusat kota medan. Adanya kawasan ini sangat berpengaruh pada citra kawasan kota medan, selain itu mengingat kawasan ini mengandung banyak sejarah sehingga keberadaannya perlu diperhatikan agar tetap terjaga kelestariannya. Secara hirarki bangunan ini juga mengandung komposisi yang memadukan beberapa macam gaya arsitektur baik gaya arsitektur klasik maupun modern.

¨      Skala

Bangunan yang terbangun pada kawasan ini tidak sesuai lagi dengan skalanya, dengan ruang kota yang sempit namun berdiri bangunan yang cukup tinggi. Keberadaan bangunan pada kawasan tersebut menjadi menggangu kenyamanan pejalan kaki dengan ukuran yang tidak layak lagi bagi pengguna terutama penggunaan teras bangunan yang disalah gunakan. Dilihat dari ukurannya, bangunan yang ada tidak mempunyai ukuran yang proporsi lagi dan sangat berbeda dengan perencanaan sebelumnya.

¨      Continuity

Pada beberapa bagian bangunan memiliki deretan kolom-kolom yang berjarak teratur sehingga akan membentuk ritme yang selaras, hal tersebut akan memberikan kontinuitas visual yang baik dan sangat mencerminkan bangunan lama yang merupakan bangunan peninggalan colonial Belanda. Namun ada juga beberapa bagian yang memiliki ritme yang tidak teratur sehingga menyebabkan tidak memberikan kontinuitas visual yang baik. Continuity juga dapat dilihat pada penempatan bukaan dan aliran udara pada bukaan tersebut, pada kenyataannya bukaan tersebut ada yang memberikan visual yang baik dan ada juga yang tidak baik.





ALUMINIUM FOIL, tak telihat tapi terasa

23 02 2010

Tulisan ini merupakan lanjutan tulisan mengenai rangka atap baja ringan sebelumnya. Sebagai pelengkap atap, aluminium foil baik digunakan untuk mengatasi suhu panas yang dihasilkan oleh radiasi matahari melalui atap rumah.

Bahan atap yang pada umumnya memiliki daya panas tinggi dapat diredam dengan pemakaian aluminium foil dibagian bawah pelapis atap. Memang terlihat sepele, namun rumah yang memiliki temperatur tinggi didalam rumah bisa membuat penghuni tidak betah didalam rumah. Suasana tidak nyaman ini tidak perlu terjadi bila kita tahu solusinya. Salah satu solusi yang tepat adalah dengan menambahkan elemen aluminium foil tersebut.

Jika kita telaah lebih dalam, sebenarnya asal-usul panas didalam rumah antara lain berasal dari radiasi panas matahari pada siang hari. Panas yang masuk melalui atap masuk keruang diatas plafond, lalu panas masuk merambat diruangan bawah plafond sehingga ruangan menjadi panas. Dari proses perpindahan panas tersebut jelas bagian atap merupakan pintu masuk utama dari panas yang menjadi sumber panas dalam ruangan. Untuk itu perlu ketelitian untuk memilih bahan penutup atap yang tepat mengatasi masalah tersebut.

Sebagai pelengkap maka bahan atap juga perlu diperhatikan untuk hasil maksimal. Bahan atap yang baik berasal dari bahan seperti asbes, genteng keramik, dan genteng beton, Selain memiliki daya penyerapan panas yang tinggi juga memiliki daya reflektivitas yang rendah.

Aluminium foil mampu menahan panas karena memiliki daya reflektivitas sebesar 95%-98% sehingga panas matahari yang diterima akan dipantulkan kembali. Pemasangan aluminium foil diletakkan dibawah reng, sehingga panas yang diterima lapisan penutup atap langsung dikembalikan agar tidak masuk kedalam ruangan.

Itulah sedikit info yang mungkin bisa menjadi inspirasi dalam menciptakan rumah yang nyaman dan sejuk tanpa harus menggunakan alat pengkondisian udara seperti AC. Selain nyaman juga bisa menghemat pemakain energi listrik.





Rangka atap baja ringan

23 02 2010

Dalam membuat Architecture Design pada bangunan gedung dan rumah kita tak lepas dari atapnya. Atap merupakan bagian rumah yang melindungi sisi bagian dalam rumah. Selubung atap ini ditopang oleh rangka sebagai struktur penahan lapisan atap. Kekuatan atap tergantung kepada kekuatan rangkanya. Rangka atap bisa dibuat dengan berbagai macam bahan seperti kayu dan baja ringan. Oleh karena keberadaan kayu sulit didapat dipasaran dan kalaupun ada pasti harganya sangat tinggi, maka solusi yang tepat untuk mengganti bahan kayu tersebut adalah dengan memakai bahan baja ringan.

Dengan semakin meluasnya pemakaian baja ringan di masyarakat, perlu sekali diketahui beberapa hal mengenai barang tersebut. Rangka atap baja ringan memiliki keunggulan dalam hal kekuatan dan sifatnya yang ringan sehingga beban yang diterima bangunan menjadi ringan. Bila dibandingkan dengan rangka kayu, jelas sekali rangka baja lebih efisien dan tahan lama. Kayu yang biasanya bisa dimakan rayap, maka baja ringan bisa lebih tahan lama dan tidak mudah berkarat.

Untuk biaya pembangunan rumah dengan rangka atap baja ringan bisa ditekan lebih rendah, karena harga dipasaran yang relatif lebih murah dari rangka kayu. Pemasangan yang mudah dan cepat mampu mengurangai waktu pengerjaan sehingga proses pembangunan rumah bisa lebih cepat. Semua bentuk dan desain bangunan bisa diimplementasikan dengan menggunakan baja ringan.

Pemasangan rangka atap baja ringan ini biasanya ditangani langsung oleh produsen yang mempunyai produk ini. Desain gambar secara perhitungan struktur yang baik disediakan oleh pihak produsen dengan garansi tertentu. Pekerja yang memasang rangka baja ringan ini juga harus benar-benar ahli dan memiliki sertifikasi di bidangnya untuk menghasilkan pekerjaan yang memuaskan.

Untuk mengurangai radiasi panas matahari yang masuk kedalam rumah, biasanya pada rangka atap baja ringan ini ditambahkan dengan material Aluminium Foil. Dengan permukaan aluminium foil ini, suhu dalam ruangan bisa terkontrol, sehingga terasa dingin dan nyaman berada didalam rumah walaupun cuaca panas.

Beberapa keunggulan baja ringan dapat dirangkum sebagai berikut :

  1. Mutu material terjamin dari produsen
  2. Tidak memperbesar api, tahan karat dan tahan terhadap rayap
  3. Kuat, tidak rapuh dan tahan terhadap cuaca yang ekstrim
  4. Ringan, kesalahan pemasangan minim karena dipasang oleh tukang yang ahli dan bersertifikasi di bidangnya
  5. Struktur terjamin karena diproses dengan sistem komputer.
  6. Mudah, cepat dan efisien dalam pengerjaan

Setelah atap dengan rangka baja ringan terpasang, anda tidak perlu repot-repot untuk melakukan pemeliharaan intensif karena bisa dijamin kekuatan dan kekokohannya sampai beberapa puluh tahun kedepan. Biaya pemeliharaan bisa digunakan untuk keperluan yang lain. Lebih menguntungkan bukan? Silahkan anda coba pada bangunan anda.





Lingkungan vs Perilaku

23 02 2010

Lingkungan merupakan bagian terpenting dan mendasar dari kehidupan manusia. Sejak dilahirkan manusia sudah berada dalam lingkungan baru dan asing baginya. Dari lingkungan baru inilah sifat dan perilaku manusia terbentuk dengan sendirinya. Lingkungan yang baik akan membentuk pribadi yang baik, sementara lingkungan yang buruk akan membentuk sifat dan perilaku yang buruk pula. Anak-anak berkembang dari suatu hubungan interaksi antara gerakan-gerakan dalam dan kondisi lingkungan luar.

Akal memang bagian diri manusia yang dikaruniakan Tuhan sejak kita lahir. Dengan akal ini manusia dapat berfikir, namun akal tidak akan berguna apabila tidak ada lingkungan disekitarnya yang akan diubah. Dengan kata lain lingkungan akan mengubah dan membentuk prilaku manusia yang ada di dalamnya. Manusia akan berinteraksi dan berusaha untuk bertahan dalam lingkungan dimana dia berada. Salah satu usaha yang harus dilakukan adalah mengubah perilaku sesuai lingkungan tempat tinggalnya sehingga dia akan bisa terus bertahan didalam lingkungan tersebut.

Berikut contoh hubungan lingkungan dengan manusia :

-          Dibanding dengan anak lain dan variabel lain yang konstan, anak usia 7 tahun dari rumah tangga bersesakan ternyata sembilan bulan terbelakang dalam membaca, perbedaan pendengaran.

-          Seseorang yang pindah dari tempat lain akan mengubah perilakunya di tempat baru agar bisa diterima di lingkungan baru tersebut.

-          Seseorang yang berada dalam lingkungan dimana terdapat banyak orang yang memakai drug/narkoba, maka besar kemungkinan dia akan menggunakan barang terlarang tersebut. Untuk mengatasi ketergantungan tersebut maka mereka harus dipindahkan kedalam lingkungan baru seperti Pusat Rehabilitasi Narkoba (Drug Rehab Center). Program rehabilitasi (Drug Rehab Program) yang ada di Drug Rehap Centers tersebut bisa mengubah sifat mereka kembali menjadi baik.

Dari beberapa pernyataan diatas, jelas bahwa lingkungan sangat besar pengaruhnya terhadap perilaku seseorang. Penjara salah satu contoh tempat yang bisa mengubah perilaku seseorang menjadi lebih baik. Jika ada orang ditempatkan kedalam hutan, maka secara otomatis dia akan mengubah perilakunya demi kelangsungan hidupnya.

Dimensi lingkungan bisa dibedakan menjadi tiga kelompok yakni lingkungan fisik, lingkungan sosial dan lingkungan kultural. Ketiga dimensi ini akan memberikan pengaruh yang besar terhadap perilaku manusia.

Persepsi lingkungan adalah interpretasi tentang suatu setting oleh individu, didasarkan latar belakang budaya, nalar dan pengalaman individu tersebut. Setiap orang dapat mempunyai gambaran yang berbeda sesuai proses persepsi masing-masing.

Lingkungan binaan merupakan sistem yang dibentuk oleh sub-sub sistem. Hal terpenting dari pengaruh ruang terhadap perilaku manusia adalah fungsi atau pemakaian dari ruang tersebut. Disinilah peran arsitek untuk membentuk atau membuat Design Architecture yang nyaman dan memberi dampak positif bagi penggunanya. Ada dua macam ruang yang dapat mempengaruhi perilaku yaitu ruang yang dirancang untuk memenuhi suatu fungsi dan tujuan serta ruang yang dirancang untuk memenuhi fungsi yang lebih fleksibel.





Ketergantungan akibat pengaruh lingkungan

23 02 2010

Pada bahasan sebelumya kita sudah membahan bagaimana lingkungan bisa mempengaruhi sifat dan tingkah manusia yang tinggal didalamnya. Disini adalah kelanjutan dari bahasan tersebut, namun lebih spesifik terhadap para pengguna narkoba yang mengalami ketergantungan karena faktor lingkungan mereka. Narkoba (drugs) merupakan zat adiktif yang membuat pemakai merasa ketagihan, dan apabila tidak mengkonsumsi lagi akan mengalami kesakitan. Jenis dan macam narkoba sendiri sangat banyak, sehingga perlu diperhatikan dalam lingkungan masyarakat.

Keberadaan narkoba ini semakin banyak membuat orang terutama anak remaja menjadi ketergantungan. Upaya yang harus dilakukan untuk mengembalikan mereka kejalan yang benar adalah dengan membawa mereka ke Pusat Rehabilitasi Narkoba (Drug Rehab Center). Ditempat ini mereka yang mengalami ketergantungan obat berbahaya tersebut akan mengikuti program rehabilitasi (drug rehab programs). Dengan mengikuti program secara intensif, maka mereka akan mampu berfikir secara rasional untuk tidak memakai brang terlarang tersebut.

Di Pusat Rehabilitasi ini, para pecandu narkoba akan mendapatkan pengobatan (Addiction Recovery dan Addiction Treatment). Dengan upaya mengikuti beberapa treatment yang diadakan di pusat rehabilitasi ini, diharapkan sifat, prilaku, dan cara berfikir mereka akan kembali baik. Lingkungan yang dihadirkan dalam pusat rehabilitasi biasanya bisa mengubah pola fikir mereka.

Di Medan juga terdapat pusat rehabilitasi (drug rehab center) seperti tempat yang ada di daerah sibolangit kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara. Pusat rehabilitasi para penderita penyalahgunaan narkoba ini menampung lebih kurang 300 penderita yang berasal dari beberapa daerah seperti Pematang Siantar, Sibolga, Medan, dan sekitarnya.

Pusat rehabilitasi yang dibangun pada tahun 2001 ini merawat penderita dengan cara medis, tradisional, spiritual, terapi alami, konseling, dan olahraga. Addiction Treatment yang diberikan ini dikenakan biaya sebesar lebih kurang Rp. 6 juta perbulan setiap penderita. Namun bagi mereka yang tidak mampu tetap diberikan pengobatan dengan bantuan subsidi yang diberikan.

Selain manjalani proses pengobatan, para penderita juga dibekali dengan beberapa keterampilan yang bisa dijadikan modal berusaha di lingkungannya nanti. Keterampilan seperti komputer, berenang, bermain musik, membaca, bercocok tanam, beternak, Bisnis dan lainnya.

Sepulangnya mereka dari tempat rehabilitasi ini diharapkan mereka tidak mengulangi kesalahan yang sama yaitu terjerumus ke obat-obatan berbahaya. Peran keluarga sebagai lingkungan dimana dia tinggal sangat diharapkan bisa membantu mengarahkan pola fikir dan sifat mereka.

Disinilah sekali lagi kita bisa melihat berapa pentingnya suatu lingkungan berpengaruh terhadap karakter dan sifat manusia. Peran arsitek diharap bisa membuat suatu lingkungan binaan yang tidak memberi peluang akan hadirnya ruang-ruang negatif yang membuat pemakai merasa tertekan dan tidak nyaman. Sehingga mereka berusaha membuat ketidaknyamanan mereka dengan lari ke obat-obatan berbahaya seperti narkoba (Drugs). Mungkin kita tidak berfikir sejauh itu, namun sedikit banyak itulah fenomena yang terjadi.








Follow

Get every new post delivered to your Inbox.