Jenis Pondasi

28 02 2010

Pada pembahasan mengenai pondasi sebelumnya kita mengenal beberapa jenis pondasi yang biasa digunakan. Pondasi bangunan terdiri dari beberapa jenis seperti

1. Pondasi Langsung (STAHL)

Pondasi langsung (Stahl) termasuk pondasi dangkal yang dipakai pada kondisi tanah baik dengan kedalaman tanah ± 1.5 m. Bahan bangunan yang sering digunakan adalah batu kali, batu gunung, atau beton tumbuk.

2. Pondasi Foot Plat (Telapak)

Pondasi Telapak digunakan untuk kondisi tanah yang stabil dan baik dengan sigma 1.5-2 kg/cm². Bangunan gedung dengan tinggi 2-4 lantai biasanya menggunakan pondasi jenis ini. Bahan yang banyak dipakai untuk podasi telapak adalah beton bertulang. Dimensi pondasi ditentukan dengan perhitungan konstruksi beton bertulang.

3. Pondasi Sumuran

Tanah yang labil dengan sigma < 1,50 kg/cm2 Seperti bekas tanah timbunan sampah dan lokasi tanah yang berlumpur biasanya menggunakan pondasi sumuran.

4. Pondasi Merata (Slab Foundation)

Pondasi merata digunakan pada kondisi tanah sangat lembek (lunak) dan pondasi lantai bawah tanah/bassment suatu bangunan gedung.

a. Pondasi Tiang Pancang

Pondasi tiang pancang dipergunakan pada tanah-tanah lembek, tanah berawa, dengan kondisi daya dukung tanah (sigma tanah) kecil, kondisi air tanah tinggi dan tanah keras pada posisi sangat dalam. Bahan untuk pondasi tiang pancang adalah : bambu, kayu besi/kayu ulin, baja, dan beton bertulang.

  • Pondasi Tiang Pancang Kayu

Rumah panggung dan juga rumah-rumah nelayan yang ada dipinggir sungai atau rawa biasanya menggunakan pondasi pancang kayu untuk menopang beban rumah.

  • Pondasi Tiang Pancang Beton

Pondasi tiang beton digunakan untuk bangunan tinggi (high rise building) dengan pelaksanaan sebagai berikut :

  1. Melakukan test untuk menentukan kedalaman tanah keras dan klasifikasi panjang tiang pancang sesuai pembebanan yang telah diperhitungkan.
  2. Melakukan pengeboran tanah dengan mesin pengeboran tiang pancang.
  3. Melakukan pemancangan pondasi dengan mesin pondasi tiang pancang.

Pondasi tiang pancang beton pada prinsipnya terdiri dari : pondasi tiang pancang beton cor di tempat dan tiang pancang beton sistem fabrikasi.

About these ads

Actions

Information

4 responses

28 02 2010
PONDASI « @nstone_Architecture Design & Bisnis Info

[...] pondasi tergantung pada kondisi tanah dan keadaan lapangan. Pondasi bisa di buat dengan berbagai sistem antara [...]

5 08 2010
Agus

Dari segi biaya,murah mana pondasi foot plat sm pondasi batu kali?

12 10 2010
rahmat

Salam…
Bukan mau koment, tapi mau minta bantuan saran. Saya akan membangun rumah di tanah kavling dimana tanah kavling itu dulunya bekas tambak dan sudah diuruk sirtu gragal, tapi kontur tanah sepertinya masih lembek. Yang saya tanyakan, pondasi apa yang tepat untuk membangun rumah di bekas tanah tambak yang sudah diuruk tsb? Karena ada tetangga yang kondisi rumahnya miring setelah ditingkat, kayaknya pondasinya jadi ambles. Mohon kebaikan saran bapak. Semoga Tuhan membalas kebaikan Bapak. Mohon saran di email saya. Terima kasih

22 05 2012
Faisal Murnawan Amin

klo menurut saya jika masalahnya seperti it lebih baik menggunakan pondasi tiang pancang, masalahnya itu bekas perairan, sekalipun sudah di timbun pda tanah bagian dalam masih tetep lembek. Namun jika menggunakan tiang pancang kan mahal tu, lo tidak pake pondasi sumuran ja, , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 30 other followers

%d bloggers like this: