Material & Jenis Pagar

5 03 2010

Sekarang penggunaan pagar menjadi sesuatu yang mutlak untuk menjaga keamanan rumah terutama karena semakin meningkatnya tindak kejahatan dan kriminal. Keberadaan Pagar yang sebenarnya menghalangai orang untuk menikmati keindahan bangunan / rumah tetap menjadi pertimbangan apalagi bagi mereka yang tinggal diperkotaan. Dalam membuat pagar perlu dipertimbangkan sisi penggunaan material dan jenisnya. Disini saya akan berbagi informasi tentang kelebihan dan kekurangan material dan jenis pintu pagar rumah anda.

Material Pagar yang biasa digunakan antara lain:

1. Logam

Logam banyak dipakai sebagai material pagar rumah karena memiliki kelebihan seperti awet, kuat, tidak mudah kusam, dan mudah dibentuk dengan design sesuai keinginan.

2. Kayu

Sifat kayu yang mudah dibentuk dan mudah didapat bisa dimodifikasi menjadi pintu pagar yang unik. Namun pagar dengan bahan kayu harus diperhatikan karena mudah terbakar, mudah kusam akibat oksidasi udara dan air hujan serta harganya mahal.

3. Beton

Beton yang kuat dan solid bisa dijadikan alternatif membuat dinding pagar anda. Walaupun kesannya masif dan kaku namun pagar dengan material ini bisa awet dan tahan untuk waktu lama.

Kekurangan beton sebagai pagar adalah mahal dalam pembuatannya dan butuh waktu yang lama.

4. Batu alam

Batu alam juga bisa dijadikan bahan pagar untuk menampilkan kesan alami. Namun anda harus sering memperhatikan dan membersihkannya karena batu alam mudah berjamur dan ditumbuhi lumut.

5. Bambu

Untuk menghadirkan suasana alami pada ekterior rumah, bahan bambu bisa dijadikan pagar rumah. Bambu mudah didapat dan harganya relatif murah. Bentuk dan penampilannya bisa menjadi unik sesuai keinginan dan kreatifitas kita dalam mendesainnya. Bambu juga punya kekurangan, dimana kita harus sering mengganti dan memperbaikinya karena sifatnya yang tidak kokoh.

6. Tanaman Hias

Tanaman hias seperti perdu juga bisa dijadikan pagar rumah anda. Selain dari sisi keamanan, tanaman juga bisa menjadi bufer atau filter dari polusi udara dan suara di jalan. Warna-warni dari bunga tanaman juga bisa menimbulkan kesan hidup, alami dan indah rumah anda. Perawatan yang ekstra apalagi di musim kemarau perlu anda lakukan untuk menjaga agar tanaman tetap asri.

7. Batu bata

Tampilan lebih natural namun mudah lapuk dan ditumbuhi lumut.

Setelah anda bisa memilih bahan untuk pagar, maka yang perlu diperhatikan adalah Jenis Pintu Pagar. Ada beberapa jenis pintu pagar antara lain:

1. Pintu Ayun

Pintu ayun Cocok untuk bidang yang relatif terbatas namun engsel mudah berkarat dan seret. Penerapan jenis pintu ini biasanya dipakai untuk pagar yang tidak tinggi.

2. Pintu Geser/Dorong

Tampilan pintu pagar lebih solid dan dapat diterapkan untuk segala ukuran. Pintu pagar jenis  ini memerlukan bidang yang lebih luas dan jalur pergerakan berupa rel dan roda.

3. Pintu Lipat

Pintu lipat memiliki tingkat efisiensi yang tinggi namun rentan masalah pada lipatannya.

Demikian sedikit info mengenai material pagar dan jenis pintu pagar rumah. Semoga anda bisa memilih jenis pagar sesuai keinginan dan kebutuhan.

About these ads

Actions

Information

2 responses

21 03 2010
Lantai Rumah dan Bahannya « @nstone_Architecture Design & Business Info

[...] jenis material yang beragam bisa disesuaikan sesuai keinginan dan kebutuhan pemilik rumah. Permainan pola dan [...]

9 11 2010
Angga

Saya mengenal pagar BRC,apa sih kepanjangan dari BRC itu sendiri,trim’s

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 30 other followers

%d bloggers like this: