Pintu dan Jendela

8 03 2010

Bagian rumah yang memberikan sirkulasi udara dan pencahayaan alami adalah pintu dan jendela. Kedua bagian ini sangat penting, baik dalam hal, bentuk, posisi, jenis, dan bahannya. Suatu pintu dan jendela terdiri dari bagian kusen atau gawang dan daun nya. Pemasangan kusen bersifat tetap atau permanen didalam tembok, sedangkan daun pintu dan jendela digantungkan pada kusen dengan menggunakan engsel. Namun pada penerapannya ada jenis pintu atau jendela mati, dimana daun pintu dipasang tetap pada kusen dengan tujuan sebagai pencahayaan saja.

- Pintu

Pintu pada rumah biasanya menggunakan standar 0,8 – 0,9 m dengan satu daun pintu, sedangkan untuk pintu lebar dengan dua daun biasanya memiliki lebar 1,3 – 1,4 m. Untuk Kamar mandi dipakai pintu dengan lebar 0,7 m.
Tinggi pintu standar untuk rumah antara 2,1 – 2,2 m dan untuk garasi 2,3. Tinggi pintu dapat dikolaborasi tergantung keinginan pemilik.

Ada beberapa jenis pintu antara lain:

1. Pintu Ayun

- Pintu Solid Panel

- Pintu PVC Kamar Mandi

2. Pintu Geser (Sliding Door)

3. Pintu Lipat

Pintu lipat memiliki tingkat efisiensi yang tinggi namun rentan masalah pada lipatannya.

4. Pintu Lipat Geser (Folding Sliding Door)

- Jendela

Lebar Jendela biasanya antara 0,65 – 0,8 m untuk daun satu dan 1,3 – 1,4 m untuk daun dua. Tinggi jendela dibuat sama tinggi dengan sisi tepi atas pintu untuk visual yang baik. Sedangkan sisi bawahnya bisa dibuat sesuai keinginan pemilik.





DINDING RUMAH

8 03 2010

Dinding merupakan salah satu bagian terpenting dalam sebuah bangunan yang berfungsi sebagai pemisah ruang. Keberadaan dinding kadang dipakai sebagai penahan beban bangunan. Dinding sebagai pemisah biasanya dibuat dari pasangan ½ batu bata sedangkan untuk dinding penahan digunakan pasangan batu bata atau lebih sesuai besarnya beban.

Pasangan batu bata dipasang dengan adukan semen secara horizontal dan tidak boleh setiap vertikal yang lurus dalam dua lapisan karena dinding akan mudah retak. Untuk dinding yang harus kedap terhadap air seperti: pada dinding kamar mandi, tempat cuci, dan tempat yang terkena airharus memiliki campuran trasram campuran 1:2 dengan tinggi sekitar 1,2 m sampai 1,5 m dari lantai. Untuk dinding pemisah lainnya trasram digunakan dengan tinggi 0,3-0,5 m.

Dinding bangunan biasanyan di plaster dengan tebal rata-rata 1-2 cm. Pekerjaan plesteran dapat di bagi menjadi: plesteran pada bidang yang tidak rata dengan tebal 15 mm, plesteran pada tembok yang rata dengan tebal 10mm dan plesteran pada tembok yang sangat rata dengan tebal 6 mm.

Tidak sedikit rumah yang mengalami kelembaban sehingga menimbulkan bercak air dan ditumbuhi lumut yang mengganggu visual rumah. Hal ini mungkin disebabkan oleh bocornya pipa air, permukaan air yang naik, retak rambut pada dinding, celah antara dinding, penggunaan batu alam, dinding luar belum diplester, ataupun karena rembesan kamar mandi. Jangan panik dan jangan khawatir, karena hal ini bisa diatasi dengan cara:

-          Plesteran yang mengalami bercak harus dikerok terlebih dahulu lebih kurang 1 m dari permukaan tanah, ganti plesteran baru dengan campuran 1:3 atau 1:2 lalu dicat.

-          Pipa yang mengalami kebocoran harus diganti dan diplester dengan benar.

-          Apabila kelembaban diakibatkan retak rambut pada dinding, maka harus diperbesar sedikit lalu diplamir dan difinishing.

-          Tutup celah-celah pada dinding rumah yang menyebabkan lembab dengan plesteran dan pelapis anti bocor.





Kereta Api Rel Diesel Kota Medan

8 03 2010

Transportasi komuter akhirnya dioperasikan di Kota Medan guna mengurangi kemacetan dan memenuhi kebutuhan transportasi di Kota Medan. Perusahaan Kerata Api yang mengeluarkan moda transportasi baru berupa Kerata Api Rel Diesel Indonesia (KRDI) akhirnya memulai operasinya pada tanggal 6 maret 2010 kemaren. KDRI sri Lelawangsa ini akan melayani rute Medan-Belawan-Binjai dan Medan Tebing Tinggi.

KDRI yang telah diresmikan oleh Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono di Stasiun Besar Kereta Api Medan pada tanggal 2 Maret 2010 belum banyak dikenal oleh masyarakat. Sosialisai untuk mengenalkan Moda Angkutan baru ini sedang digalakkan oleh pihak Perusahaan Kereta Api.

Bila anda ingin jalan-jalan mengunjungi keluarga yang ada di Belawan, Binjai, Medan ataupun Tebing Tinggi, anda bisa menggunakan KRDI ini. Hanya dengan biaya yang relatif murah dan fasilitas kereta yang masih baru dan nyaman, karena menurut berita dari Harian Waspada sabtu tanggal 6 Maret 2010 “KRDI ini bebas dari penjual asongan dan ada tim Dishub melakukan penindakan”.

Tiket yang dikenakan pada penumpang untuk jurusan Medan-Belawan (Rp. 5.000), Medan-Binjai (Rp. 3.000), Medan-Tebing Tinggi (Rp. 13.000). Dua set atau delapan kereta memiliki 92 kursi. Jadwal berangkat Medan-Belawan (07.30 dan 16.40), Medan-Binjai (06.50, 07.30, 09.50, 12.15, dan 14.45), Binjai-Medan (06.30, 08.55, 11.00, 13.30, dan 15.50), Tebing Tinggi-Medan (05.20), Medan-Tebing (18.00)

Semoga dengan hadirnya transportasi KRDI di Kota Medan, kebutuhan masyarakat akan sarana transportasi dapat terpenuhi dan kemacetan berkurang. Walau masih banyak yang perlu diperbaiki dan disosialisasikan untuk kesempurnaan KRDI, Namun pengoprasian KRDI merupakan langkah awal untuk kemajuan transportasi masal Kota Medan. Semoga KRDI dapat terpelihara dan membawa manfaat yang positif untuk warga medan dan sekitarnya.

Sumber : Harian Waspada








Follow

Get every new post delivered to your Inbox.