TANGGA SEBAGAI PENGHUBUNG

TANGGA SEBAGAI PENGHUBUNG

Tangga merupakan bagian bangunan yang menghubungkan antara lantai satu dengan lantai lainnya. Keberadaannya sangan diperlukan saat pemilik merasa lahan yang dimiliki sempit, sedangkan kebutuhan akan luas bangunan semakin meningkat. Bangunan bertingkat dimanapun pasti memerlukan tangga untuk transportasi vertikalnya.

Penempatan tangga pada umumnya diupayakan untuk meminimalkan luas ruangan, sehingga keberadaannya tidak mengganggu sirkulasi didalam ruang. Ruang tangga juga harus memiliki sirkulasi udara dan pencahayaan yang baik, sehingga kenyamanan saat melaluinya terjaga.

Tangga memiliki beberapa bagian yang penting seperti : pondasi tangga, anak tangga (trede), ibu tangga (boom). Bordes (tempat istirahat sejenak), dan pelengkap (tiang sandaran, pegangan, dan balustrade (ruji).

Ukuran anak tangga yang ideal adalah :

-          Tinggi anak tangga 15-18 cm. Apabila tangga lebih tinggi dari yang standar maka tangga akan curam dan melelahkan untuk dinaiki.

-          Injakan memiliki lebar 25-30 cm. Jika tangga lebih pendek maka akan sulit untuk dilalui sedangkan jika terlalu lebar dari ukuran standar maka tangga akan membutuhkan ruangan yang luas.

Berdasarkan perkembangannya, bahan dan bentuk tangga juga mengalami kemajuan sehingga tidak hanya memperhatikan fungsinya saja namun aspek bentuk, estetika dan keamananya sangat dipertimbangkan. Saat ini bahan yang sering dimanfaatkan untuk membuat tangga antara lain :

-          Tangga Kayu

Pengerjaannya sangat mudah dengan harga yang relatif murah. Rangka penopang tidak perlu besar karena sifatnya yang ringan. Suasana sejuk dan alami juga bisa tercipta dengan hadirnya tangga kayu ini.

-          Tangga Beton

Tangga yang dicor dengan beton memiliki kekuatan dan tahan lama banyak menjadi pilihan pada saat ini. Kehadirannya memberi kesan mewah, kokoh aman, dan awet.

-          Tangga Baja

Sifat yang kaku pada baja membuat bahan ini sering dipakai pada ruangan tertentu. Penempatannya sendiri biasa digunakan sebagai tangga putar dibagian belakang rumah atau pada tangga darurat di bangunan tinggi.

-          Tangga Batu alam

Batu alam juga bisa menjadi alternatif yang unik untuk membuat suasana yang hangat. Penempatan tangga batu alam biasanya dibagian eksterior atau pembentuk taman.

Dari bahan-bahan tangga diatas bisa dibuat tangga dengan berbagai macam bentuk sesuai kebutuhan dan keinginan pemakai sendiri. Bentuk tangga akan mempengaruhi keindahan suatu ruangan, sehingga pemilihannya harus benar-benar tepat. Adapun bentuk tangga yang biasa dipakai adalah :

-          Tangga Lurus

Mudah dikerjakan dan sederhana namun memerlukan ruangan yang panjang sehingga hanya cocok untuk menghubungkan lantai dengan perbedaan tinggi yang kecil.

-          Tangga Miring

Anak tangga dibuat miring untuk menambahkan nilai estetis dan memberi kenyamanan saat melalui tangga agar tidak terjadi split.

-          Tangga Lengkung

Bentuk lengkung akan memberikan kesan dinamis, fleksibel, dan nilai seni tersendiri. Meskipun diperlukan ketelitian karena tingkat kesulitan pembuatannya tinggi, namun bentuk ini banyak dipakai pada rumah-rumah mewah.

-          Tangga Siku

Tangga ini adalah tangga lurus yang berbelok arah satu atau lebih sesuai kebutuhan. Pada pertemuan siku diberi bordes untuk tempat istirahan atau peralihan.

-          Tangga Lingkar

Tangga Lingkar atau tangga putar memiliki poros dibagian tengahnya, dimana anak tangga melekat mengelilingi poros tersebut. Tangga ini hanya dipergunakan untuk tangga pribadi karena sulit dilalui.

Dalam perencanaan tangga, yang perlu diperhatikan adalah bentuk dan bahan harus disesuaikan dengan fungsi dan kebutuhan pemilik sehingga tangga yang dihasilkan bisa harmonis dan menyatu dengan interior ruang. Keserasian ini akan memberikan kepuasan dan kenyamanan pemilik rumah.

2 responses

21 01 2011
hatta

mohon bantuannya,,,,,
saya bermaksud merenovasi rumah saya seperti gambar berikut : [IMG]http://marketinggreenhill.files.wordpress.com/2010/03/51b.jpg[/IMG]

rencananya saya cor seluruh bagian atas halaman belakang untuk area servis dan tandon. masalahnya saya bingung mengatur letak tangga dan memilih bentuk tangganya agar tidak memakan banyak ruang.
masalah kedua, jika saya cor semuanya ada kekuatiran akan kurang cahaya dan udara. saya mohn saran bagaimana agar ruang belakang setelah dicor tesebut tetap memiliki sirkulasi udara yang cukup dan cahaya yang banyak

makasih sebelumnya. mohon saran dan bantuannya…. :)

12 04 2011
RS Islam At-tqwa

kami berincana bikin tangga landai untuk menaikkan kursi roda atau bawa pasen di tingkat atas gimana ukurannya kami menyediakan lebar 3 m tinggi 4m panjang 7m mohon infonya sebelumnya terima kasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 30 other followers

%d bloggers like this: