ISTANA MAIMOON, Aset Bangunan Sejarah Kota Medan

28 02 2010

Bangunan yang berdiri kokoh di Jl. Brigjen Katamso No.55 Medan Sumatera Utara dikenal sebagai bangunan sejarah yang mempunyai daya tarik bagi wisatawan. Istana Maimoon (Maimun) atau juga dikenal dengan istana putri hijau yang didominasi oleh warna kuning memiliki nilai sejarah dan budaya.

Sejarah bangunan akan kita temukan dibagian depan area parkir pada prasasti dan juga kedua kolom depan bangunan. Disini dijelaskan bahwa bangunan didirikan pada masa pemerintahan sultan deli Sultan Maimun Al Rasyid Perkasa Alam Shah  tanggal 26 agustus 1888. Perpaduan unsur-unsur kebudayaan melayu dengan gaya islam, spanyol, india, dan italia merupakan hasil karya arsitek Kapten Th. van Erp (tentara KNIL). Bangunan berdiri diatas tanah seluas 2.722 m²  menghadap timur dengan tinggi 14,4 m (2 lantai). Bagian depan terdapat 28 anak tangga berundak dengan marmer asal italia yang menghubungkan bagian luar kedalam bangunan.

Berbicara tentang bangunan maka tak lepas dari beberapa langgam arsitektur yang melekat sebagai ciri khas bangunan. Disini sangat kental sekali perpaduan arsitektur dari beberapa negara. Selain khas melayu juga terdapat langgam khas islam, india, spanyol, dan italia.

Khasarsitektur melayu terlihat jelas dengan warna kuning sebagai ciri khas melayu. Pola bangunan yang memanjang dan bertingkat dua, dan ukiran-ukiran khas melayu jelas terlihat pada interior dan lesplank atap dengan bentuk pucuk rebung. Bentuk awan boyan yang terdapat pada dinding bangunan juga merupakan ciri khas melayu.

Langit-langit dengan pola kubisme merupakan perpaduan langgam arsitektur india moghul. Selain itu juga terdapat ciri arsitektur arab (islam) dengan bentuk-bentuk arcade setengah lingkaran pada tiang-tiang bangunan. Kubah yang berada di depan juga mengadopsi langgam arsitektur islam. Marmer yang langsung diimpor dari italia menjadi perpaduan yang unik dalam bangunan ini. Bentuk pintu dan jendela banyak mengadopsi arsitektur belanda dan spanyol.

Istana Maimoon banyak dikunjungi oleh wisatawan baik domestik maupun mancanegara. Sebagai aset bangunan sejarah yang ada di Kota Medan, pelajar dan mahasiswa juga banyak yang melakukan riset atau kunjungan belajar ke istana ini untuk mengetahui seluk beluk bangunan.

Pertama sekali kita datang ketempat ini pasti akan terlihat bangunan kecil khas arsitektur karo disebelah kanan istana. Bangunan ini merupakan tempat penyimpanan meriam puntung yang berhubungan erat dengan legenda putri hijau. Pedagang pernak-pernik juga banyak disekitar bangunan yang menyuguhkan aneka macam barang sebagai cinderamata.

Dibagian depan bangunan lebih kurang 10 m terdapat altar yang dulunya merupakan tempat berdirinya patung dan air mancur. Disini kita bisa berfoto dengan baground bangunan istana maimoon. Duduk santai bersama teman sambil menikmati keindahan bangunan juga bisa jadi alternatif.

Beranjak dari luar bangunan, maka kita akan mendapati tangga menuju pintu masuk. Disini pengunjung harus melepas alas kaki untuk mejaga kebersihan dan kesopanan didalam istana. Pintu utama yang besar diapit oleh dua ukiran yang unik di kiri kanannya. Setelah kita masuk didalam ruangan, maka kita akan mendapati kemegahan interior dengan ornamen-ornamen yang sangat khas. Lampu gantung kristal menambah suasana megah dan mewah didalam ruangan.

Berfoto sambil menikmati suasana ruangan istana tak lengkap bila anda belum melihat aneka macam aksesoris cinderamata yang ada didalam istana. Tak hanya Cinderamata yang ditawarkan, anda juga bisa mengenakan pakaian adat khas melayu layaknya seorang raja dan permaisuri hanya dengan Rp. 15.000,-.

Berbicara soal keindahan istana maimoon sepertinya tidak ada habisnya. Banyak sekali hal yang bisa dipelajari dan dilihat sebagai suatu pengalaman. Jadi jangan lupa anda mampir ke Istana Maimoon jika berada di Kota Medan. Pasti anda akan terpesona dengan keindahannya.

Advertisements




Kepuasan terhadap bangunan

27 02 2010

Bangunan ternyata bisa memberikan efek bagi penggunanya, baik itu efek memuaskan ataupun sebaliknya. Kepuasan sering diartikan sebagai kenyamanan dan keamanan tinggal didalamnya. Namun tidak sedikit pula bangunan memberikan kesan negatif terhadap penghuni. Efek kepuasan terhadap bangunan sebenarnya bisa dikendalikan dengan memperhatikan beberapa hal sebagai berikut :

–          Lokasi

Lokasi yang setrategis bisa memberikan efek memuaskan karena akses dan fasilitasnya biasanya terpenuhi. Banyak rumah atau bangunan yang di tawarkan dengan konsep yang setrategis dan beragam fasilitas untuk menarik minat pembeli. Ketenangan dan ketenteraman dimana lokasi rumah berada juga bisa memberikan kenyamanan.

–          Bentuk Bangunan

Bangunan dengan bentuk yang unik dan memiliki karakter sangat di gemari oleh masyarakat. Hal ini biasanya berhubungan dengan gaya arsitektur tertentu, bisa berupa Minimalis, Kontemporer, Klasik, Art Deko, dan masih banyak lagi. Saat ini yang sedang di gemari oleh orang adalah minimalis desain dengan bentuk-bentuk yang simple dan mengutamakan fungsi. Faktor ini sebenarnya relatif karena bersifat personal atau tergantung selera masing-masing orang.

–          Interior Ruangan

Interior ruangan tidak kalah pentingnya dengan bentuk bangunan karena interior dengan sirkulasi ruang yang baik bisa membuat orang nyaman tinggal di dalamnya. Dalam interior yang di kejar biasanya adalah fungsi dan estetika ruangan. Saat ini banyak arsitek desain interior yang menawarkan jasa untuk mengolah ruang sesuai kebutuhan dan keinginan pemilik rumah agar terpenuhinya kenyamanan. Interior bangunan erat hubungannya dengan sirkulasi, luas ruangan, pembagian susunan ruang, penyinaran matahari, penghawaan, pencahayaan dan lingkungan. Hal-hal tersebut berkaitan erat dengan kondisi iklim, matahari, arah angin, view, dan keadaan lingkungan.

–          Konstruksi Bangunan

Bangunan harus memiliki persyaratan teknis berupa kekuatan konstruksi dan keawetannya. Hal ini tergantung pada besarnya beban dan gaya yang harus di tahan serta kwalitas bahan yang digunakan. Kontruksi bangunan mempunyai beberapa bagian seperti:

  1. Pondasi
  2. Sloof
  3. Kolom
  4. Dinding
  5. Pintu dan jendela
  6. Ring balok
  7. Atap
  8. Perlengkapan saniter
  9. Lantai
  10. Plafond
  11. Instalasi listrik dan titik lampu




KANTOR POS DAN GIRO MEDAN, Bangunan bernilai historis

18 02 2010

Kantor Pos & Giro yang letaknya berada di persimpangan Jl. Balai Kota tepatnya menghadap ke lapangan merdeka medan (dulunya disebut esplanade) merupakan bangunan sejarah peninggalan zaman kolonial Belanda. Fungsi bangunan yang tidak berubah dari dulu yaitu sebagai jasa pengiriman surat dan pengiriman lain sangat menopang dan menjadi fungsi yang fundamental untuk masyarakat kota Medan.

Bangunan ini dibangun pada tahun 1909-1911 oleh seorang arsitek bernama Snuyf yang dulu merupakan Direktur Jawatan Pekerjaan Umum Belanda untuk Indonesia pada masa pemerintahan Belanda. Bangunan satu lantai yang terlihat kokoh dan megah ini dibangun dengan konsep Neo Classic. Lantai dati tegel/Marmer berdimensi besar menambahkan kemegahan bangunan ini. Dinding terbuat dari bahan bata (plester) sedangkan atapnya dari genteng.

Bangunan megah yang berdiri disudut lapangan merdeka ini memiliki luas bangunan 1200 M² dengan tinggi 20 m, panjang 60 m dan lebar 20 m. Aktifitas sehari-hari yang dapat dilihat disini adalah hilir mudik masyarakat dan petugas pos & giro dalam menjalankan tugas mereka. Bangunan yang memiliki vokal point berupa hall utama yang berbentuk segi delapan dengan langit-langit berupa dua kubah yang megah. Tinggi bangunan dan keberadaan kubah yang besar dan juga bukaan bangunan yang maksimal, membuat suasana didalam bangunan terasa sejuk. Bangunan ini juga berada tepat disudut persimpangan menghadap air mancur yang dulunya merupakan air mancur Nien Huys.
Jendela dan ventilasi sebagai bukaan yang memberikan nilai estetis dan juga sirkulasi udara yang baik didalam bangunan melingkupi 50%-59% dari fasade bangunan. Bila kita kaji lebih jauh, bangunan ini memiliki nilai sejarah, nilai estetis, nilai sosial, nilai fungsional, dan juga nilai struktural yang tinggi. Beberapa kali bangunan ini juga dipugar oleh pemerintah agar tetap kokoh menjadi saksi bisu sejarah kota medan.

Mungkin sangat sedikit dari kita yang menyadari bahwa bangunan megah ini memiliki nilai historis yang tinggi dan perlu dipertahankan. Semoga bangunan ini tidak musnah akibat perkembangan jaman dan juga kepentingan pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab. Banyak bangunan lama yang begitu saja dimusnahkan dari kota medan tanpa mempertimbangkan nilai historis dari bangunan tersebut. Maukah kita kehilangan bukti sejarah atau bahkan kehilangan citra kita terhadap bangunan lama bersejarah.