Danau Toba, Pesona Eksotis di Sumatera Utara

5 03 2010

Objek wisata di Sumatera Utara sangat beragam, dari panorama alam yang indah, budaya masyarakat, kesenian, kerajinan, maupun makanan khas daerahnya. Di salah satu daerah yang bisa ditempuh dalam waktu tiga sampai empat jam dari Kota Medan terdapat pesona alam yang menakjubkan dan eksotis. Pesona alam berupa hamparan air yang membiru dan terbentang luas itu tak lain adalah Danau Toba. Danau vulkanik dengan ukuran panjang 100 km dan lebar 30 km ini sangat terkenal di indonesia maupun mancanegara.

Danau toba menurut cerita sejarah terbentuk akibat adanya ledakan dahsyat yang terjadi sekitar 73.000 – 75.000 yang lalu. Letusannya terjadi selama 1 minggu dan lontaran debunya mencapai 10 km di atas permukaan laut. Kejadian ini menyebabkan kematian masal dan membentuk cekungan besar yang kemudian berisi air dan menjadi danau seperti yang kita lihat sekarang ini. Ditengah danau terdapat pulau samosir dengan ketinggian 1.000 m diatas permukaan laut.

Keindahan panorama danau bisa dinikmati sepanjang pesisir danau. Dari bererapa tempat disekitarnya danau ini tetap terlihat eksotis. Bicara Danau toba pasti kita tak lepas dengan tempat-tempat disekitarnya seperti parapat, tuktuk, samosir, dan daerah sepanjang tepi danau toba ini.

Perhatian pemerintah semakin ditingkatkan untuk perkembangan daerah wisata ini. Beberapa acara untuk promosi dan menarik minat pengunjung dilakukan disini. Salah satu acara tahunan yang digelar disini adalah Pesta Danau Toba yang digelar di Kota Parapat. Serangkaian pertunjukan dan atraksi seni dan budaya ditampilkan disini. Sambutan dan kemeriahan pesta akbar ini bisa menyedot para pengunjung baik lokal maupun manca negara.

Bila kita berkunjung ke Danau Toba maka yang kita lihat selain pesona Danau yang menakjubkan juga aktivitas penduduk dengan budaya batak yang khas. Pernak-pernik khas Danau Toba sangat mudah diperoleh untuk dijadikan cinderamata.

Di Danau Toba banyak aktivitas yang bisa kita lakukan, dari berenang di tepi danau dengan pelampung dan ban, berjalan santai menikmati pemandangan danau, dan memilih cinderamata untuk dibawa pulang. Hiasan, ukiran, baju, dan aneka kerajinan ada di Danau Toba.

Bagi anda yang sudah pernah kemari, pasti ingin sekali kembali datang dan menikmati keindahan alam danau yang tak habis dari waktu kewaktu. Apalagi bagi anda yang belum pernah kemari. Ayo buruan datang dan buktikan sendiri. Pasti anda akan terpesona dengan hamparan Danau Toba yang eksotis ini.

Advertisements




ISTANA MAIMOON, Aset Bangunan Sejarah Kota Medan

28 02 2010

Bangunan yang berdiri kokoh di Jl. Brigjen Katamso No.55 Medan Sumatera Utara dikenal sebagai bangunan sejarah yang mempunyai daya tarik bagi wisatawan. Istana Maimoon (Maimun) atau juga dikenal dengan istana putri hijau yang didominasi oleh warna kuning memiliki nilai sejarah dan budaya.

Sejarah bangunan akan kita temukan dibagian depan area parkir pada prasasti dan juga kedua kolom depan bangunan. Disini dijelaskan bahwa bangunan didirikan pada masa pemerintahan sultan deli Sultan Maimun Al Rasyid Perkasa Alam Shah  tanggal 26 agustus 1888. Perpaduan unsur-unsur kebudayaan melayu dengan gaya islam, spanyol, india, dan italia merupakan hasil karya arsitek Kapten Th. van Erp (tentara KNIL). Bangunan berdiri diatas tanah seluas 2.722 m²  menghadap timur dengan tinggi 14,4 m (2 lantai). Bagian depan terdapat 28 anak tangga berundak dengan marmer asal italia yang menghubungkan bagian luar kedalam bangunan.

Berbicara tentang bangunan maka tak lepas dari beberapa langgam arsitektur yang melekat sebagai ciri khas bangunan. Disini sangat kental sekali perpaduan arsitektur dari beberapa negara. Selain khas melayu juga terdapat langgam khas islam, india, spanyol, dan italia.

Khasarsitektur melayu terlihat jelas dengan warna kuning sebagai ciri khas melayu. Pola bangunan yang memanjang dan bertingkat dua, dan ukiran-ukiran khas melayu jelas terlihat pada interior dan lesplank atap dengan bentuk pucuk rebung. Bentuk awan boyan yang terdapat pada dinding bangunan juga merupakan ciri khas melayu.

Langit-langit dengan pola kubisme merupakan perpaduan langgam arsitektur india moghul. Selain itu juga terdapat ciri arsitektur arab (islam) dengan bentuk-bentuk arcade setengah lingkaran pada tiang-tiang bangunan. Kubah yang berada di depan juga mengadopsi langgam arsitektur islam. Marmer yang langsung diimpor dari italia menjadi perpaduan yang unik dalam bangunan ini. Bentuk pintu dan jendela banyak mengadopsi arsitektur belanda dan spanyol.

Istana Maimoon banyak dikunjungi oleh wisatawan baik domestik maupun mancanegara. Sebagai aset bangunan sejarah yang ada di Kota Medan, pelajar dan mahasiswa juga banyak yang melakukan riset atau kunjungan belajar ke istana ini untuk mengetahui seluk beluk bangunan.

Pertama sekali kita datang ketempat ini pasti akan terlihat bangunan kecil khas arsitektur karo disebelah kanan istana. Bangunan ini merupakan tempat penyimpanan meriam puntung yang berhubungan erat dengan legenda putri hijau. Pedagang pernak-pernik juga banyak disekitar bangunan yang menyuguhkan aneka macam barang sebagai cinderamata.

Dibagian depan bangunan lebih kurang 10 m terdapat altar yang dulunya merupakan tempat berdirinya patung dan air mancur. Disini kita bisa berfoto dengan baground bangunan istana maimoon. Duduk santai bersama teman sambil menikmati keindahan bangunan juga bisa jadi alternatif.

Beranjak dari luar bangunan, maka kita akan mendapati tangga menuju pintu masuk. Disini pengunjung harus melepas alas kaki untuk mejaga kebersihan dan kesopanan didalam istana. Pintu utama yang besar diapit oleh dua ukiran yang unik di kiri kanannya. Setelah kita masuk didalam ruangan, maka kita akan mendapati kemegahan interior dengan ornamen-ornamen yang sangat khas. Lampu gantung kristal menambah suasana megah dan mewah didalam ruangan.

Berfoto sambil menikmati suasana ruangan istana tak lengkap bila anda belum melihat aneka macam aksesoris cinderamata yang ada didalam istana. Tak hanya Cinderamata yang ditawarkan, anda juga bisa mengenakan pakaian adat khas melayu layaknya seorang raja dan permaisuri hanya dengan Rp. 15.000,-.

Berbicara soal keindahan istana maimoon sepertinya tidak ada habisnya. Banyak sekali hal yang bisa dipelajari dan dilihat sebagai suatu pengalaman. Jadi jangan lupa anda mampir ke Istana Maimoon jika berada di Kota Medan. Pasti anda akan terpesona dengan keindahannya.





DESA SIBANGGOR Desa Wisata yang eksotis

17 02 2010

Desa Sibanggor yang letaknya jauh dari Ibukota Propinsi  termasuk kedalam salah satu desa di Kabupaten Mandailing Natal Kec. Puncak Sorik Marapi. Desa yang letaknya di kaki Gunung Sorik Marapi ini merupakan desa konservasi Taman Nasional Batang Gadis (TNBG). Keberadaan desa ini juga diharapkan bisa menjadi penopang terhadap kelestarian alam yang ada disekitarnya. Topografi kawasan yang berkontur dan permukiman tradisional yang tersusun secara alami memberikan pemandangan yang luar biasa.

Menurut sejarah, Desa Sibanggor pada tahun 1892 karam oleh lahar gunung berapi yang dimuntahkan dari puncak Gunung Sorik Marapi. Desa yang karam ini biasa disebut Desa Sibanggor lama yang kemudian dipindah atau direlokasi ketempat yang sekarang ini kita lihat.

Bila kita kaji lebih mendalam, Desa ini menyimpan aneka keindahan dan pelajaran tersendiri. Desa yang mayoritas penduduknya beragama islam sangat kental sekali dengan nuansa keagamaannya. Aktifitas penduduk sehari-hari juga bisa kita lehat sebagai daya tarik bagi siapa saja yang berkunjung kemari. Masyarakat yang ramah dan terbuka dengan wisatawan baik lokal maupun luar membuat pengunjung merasa nyaman. Penduduk juga tidak enggan untuk menerima wisatawan menginap dirumah mereka.

Beberapa poin yang menjadi daya tarik wisata di Desa Tradisional Sibanggor ini adalah:

–  Deretan perumahan penduduk dari bahan kayu dan atap ijuk yang sangat alamiah membuat kita tak ingin meninggalkannya. Kelompok-kelompok rumah yang terbentuk secara alamiah menciptakan suatu ruang terbuka sosial yang fungsional.

–  Aktifitas keseharian masyarakat dari mulai subuh, pergi ke ladang, sampai sore dan malam hari sangat menginspirasi kita akan kebersamaan dan persaudaraan satu sama lain.

–  Di Desa Sibanggor ini juga terdapat tempat pemandaian air panas yang banyak di kunjungi wisatawan dalam dan luar.

–  Pada hari-hari tertentu, acara adat menjadi tontonan yang sangat menarik seperti pertunjukkan Gordang Sembilan dan juga acara makan  bersama pada 10 Dzulhijjah di masjid.

–  Masjid yang begitu kontras pada permukiman merupakan hasil sumbangsih masyarakat yang ada diperantauan. Masjid ini lah tempat dimana mereka beribadah dan bersosialisasi. Bila kita ada di lantai 2 mesjid ini, maka kita akan menikmati indahnya permukiman secara menyeluruh.

–  Kawasan Taman Nasional Batang Gading juga bisa diakses melalui Desa Sibanggor

–  Beberapa Fasilitas juga banyak disediakan oleh pihak Pemerintah Pusat maupun Daerah yang ingin menjadikan Desa Sibanggor sebagai desa wisata. Salah satunya adalah pembangunan sopo godang atau gedung serbaguna yang bisa dimanfaatkan untuk warga sebagai tempat pertemuan dan bersosialisai.

Semoga semua pihak yang terkait bisa terus membangun Desa Sibanggor menjadi desa tujuan wisata yang diminati oleh wisatawan domestik dan mancanegara. Maju terus Desa Sibanggor dan pertahankan nilai alamiahmu. Aku mengagumimu sebagai desa yang memiliki eksotika luar biasa.